Bisnis
·
12 Agustus 2020 15:23

Orang Gila Dilempar dari Pesawat Picu Protes Netizen, Ini Penjelasan AP II

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Orang Gila Dilempar dari Pesawat Picu Protes Netizen, Ini Penjelasan AP II (26576)
Pesawat Citilink Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Seorang dengan gangguan jiwa menyelinap secara ilegal ke area parkir pesawat Bandara Radin Inten II, Lampung pada pagi tadi. Orang tersebut juga masuk ke dalam pesawat yang sedang parkir. Mengetahui kejadian tersebut, petugas keamanan bandara pun mengeluarkan paksa orang itu. Dalam video berdurasi 30 detik yang dirilis akun media sosial @aviatren, orang dengan gangguan jiwa tersebut tampak dilempar dan diseret keluar dari pesawat ATR milik maskapai Citilink Indonesia.
ADVERTISEMENT
Netizen dan pembaca kumparan pun bereaksi. Mereka mempertanyakan keamanan bandara yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura II (Persero) itu. Bahkan tak sedikit yang memprotes cara petugas memperlakukan orang yang diduga mengalami gangguan jiwa itu.
"Kalau lihat videonya petugasnya yang gila.. ga manusiawi sekali.. biarpun itu orang gila ya jangan dilempar dan ditendang dong.. coba kalian di pihak orang gila mau ga dilempar dan ditendang," tulis komentar pembaca kumparan bernama Keri Rahayu, Rabu (12/8).
Menjawab protes netizen, termasuk peristiwa masuknya orang dengan gangguan jiwa secara ilegal ke area steril bandara, PT Angkasa pura II pun angkat bicara.
Executive General Manager Bandara Radin Inten II, M. Hendra Iriawan menjelaskan, awalnya personel keamanan Bandara Radin Inten II, Lampung, pada hari ini, 12 Agustus 2020, mengamankan 1 orang yang diduga mengalami gangguan jiwa di pesawat baling-baling Citilink ATR 72-600 nomor registrasi PK-GJS.
ADVERTISEMENT
Orang tersebut ditemukan oleh personel aviation security (avsec) Bandara Radin Inten II, TNI AU ,dan pihak maskapai pada pukul 07.20 WIB.
Kemudian, petugas melakukan penanganan terhadap orang yang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut dan sudah diserahkan kepada pihak berwajib.
"Saat ini kami tengah melakukan investigasi mengenai hal ini. Yang jelas, keamanan dipantau selama 24 jam.” Yang jelas, keamanan dipantau selama 24 jam,” kata Hendra Iriawan dalam keterangan tertulis Angkasa Pura II kepada kumparan, Rabu (12/8).
Agar kejadian tak terulang, Angkasa Pura II juga akan meningkatkan aspek prosedur pengawasan dan keamanan di bandara.
Hendra menjelaskan, pesawat Citilink yang sempat dimasuki oleh orang tak dikenal tersebut, selanjutnya dilakukan pengecekan teknis dan disinfeksi. Setelah prosedur pengecekan dan sterilisasi dilakukan, pesawat Citilink PK-GJS pada pukul 08.56 WIB take off menuju Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta.
ADVERTISEMENT
***
Saksikan video menarik di bawah ini: