Peduli Lingkungan dan UMKM, BRI Bersihkan Tepi Kali Senjoyo untuk Masyarakat

3 Oktober 2022 11:27
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
BRI Peduli Bersihkan Tepi Kali Senjoyo untuk Masyarakat. Foto: Dok. BRI
zoom-in-whitePerbesar
BRI Peduli Bersihkan Tepi Kali Senjoyo untuk Masyarakat. Foto: Dok. BRI
ADVERTISEMENT
Mengusung semangat Pro Planet, Pro People, dan Pro Profit, BRI melakukan program 'Bersih-Bersih Kali' di berbagai wilayah di Indonesia. Kegiatan ini berupa pembersihan dan pengerukan kali, pembangunan sejumlah sarana maupun prasarana seperti taman, ruang terbuka hijau, serta area ramah anak, dan juga edukasi masyarakat mengenai pemeliharaan aliran kali atau sungai yang sehat dan bermanfaat bagi kehidupan.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya BRI menjaga ekosistem kehidupan di sekitar kali atau sungai. Program yang telah dimulai sejak 2019 ini diprioritaskan di beberapa kota di Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, BRI hendak mengubah kali atau sungai di kota-kota di Indonesia agar menjadi lebih bermanfaat bagi masyarakat dan mendorong keberlangsungan hidup masyarakat perkotaan," kata Sunarso melalui keterangan tertulis, Senin (3/10).
Pada tahap pertama, BRI Peduli 'Bersih-bersih Kali' telah dilaksanakan di 18 wilayah di Indonesia. Pada 2022, program ini dijalankan di 10 kota terpilih.
Sunarso menjelaskan bahwa dengan mengusung semangat Pro Planet dan Pro People, perseroan tidak hanya melakukan pembersihan dan pengerukan kali atau sungai, melainkan juga membangun sejumlah sarana dan prasarana seperti taman, ruang terbuka hijau, dan area ramah anak, serta juga mengedukasi masyarakat mengenai pemeliharaan aliran kali atau sungai yang sehat dan bermanfaat bagi kehidupan.
ADVERTISEMENT
Program 'Bersih-Bersih Kali' juga mengedukasi masyarakat untuk mengelola sampah yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar sungai. Sampah yang terkumpul dari kali tersebut dipilih dan dipilah, dipisahkan sampah organik dan anorganik atau plastik. Sampah organik yang sudah dipilah bisa dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat seperti bahan pupuk kompos, tambahan pakan ternak, urban farming, bahkan bisa diolah menjadi biogas. Salah satunya, suasana di pinggir Sungai Kali Senjoyo, JL. Senjoyo IV, Kadipurwo, Semarang, Jawa Tengah yang saat ini telah ramai dengan aktivitas masyarakat. Sungai yang dulu sepi, dan minim fasilitas, kini tertata rapi dan bersih.
Lurah Tegalwaton Tri Wuryanto berteri makasih kepada BRI yang telah memberikan bantuan berupa membangun fasilitas pendukung di Kali Senjoyo seperti penerangan lampu hingga tempat duduk.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Saya sebagai kepala Desa mengucapkan banyak terima kasih kepada BRI, karena memang perusahaan atau Badan milik negara yang menengok ke bawah, khususnya di pemandian kali Senjoyo yang selama ini tidak terawat. Berkat adanya program dari BRI ini, sangat bermanfaat tempatnya jadi rapi, penerangannya cukup, kemudian diberikan fasilitas-fasilitas yang sangat bermanfaat bagi pengunjung,” kata Tri.
Tidak hanya ramai dikunjungi warga, kehadiran Kali Senjoyo perlahan lahan menjadi objek wisata lokal baru yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
BRI Peduli Bersihkan Tepi Kali Senjoyo untuk Masyarakat. Foto: Dok. BRI
zoom-in-whitePerbesar
BRI Peduli Bersihkan Tepi Kali Senjoyo untuk Masyarakat. Foto: Dok. BRI
“Di satu sisi UMKM kami hidup, semakin banyak penjual yang datang, sehingga pergerakan ekonomi kami bisa siang malam. Dulunya mereka berjualan harus keliling, sekarang tidak perlu, melainkan cukup berjualan di dekat Kali Senjoyo saja pendapatannya sudah luar biasa, dan keuntungan meningkat,” ujar Tri.
ADVERTISEMENT
Tri bercerita jika perbaikan di Kali Senjoyo dilakukan pada 2019 dan hingga kini kondisi Kali Senjoyo masih terawat. Dulu, kondisi Kali Senjoyo masih digunakan untuk mandi dan mencuci baju, namun berkat revitalisasi dari BRI kini menjadi lebih tertata.
“Sejak tahun 2019, dulu kali itu banyak digunakan untuk mandi dan cuci baju saja, tidak teratur dan liar, sekarang dipisah, untuk yang cuci pakaian dan tempat mandi. Dengan harapan masyarakat mulai sadar kalau kali itu tidak pantas untuk digunakan cuci baju.  Dengan BRI ini jadi tersedia tempat bersosialisasi yang lebih layak,” ujarnya.
Berkat BRI melalui program 'Bersih-bersih Kali', telah mengembalikan fungsi dan peran Sungai Kalisari Kampung Pelangi sebagai penyangga kehidupan alam serta penggerak ekonomi masyarakat. Kegiatan 'Bersih-bersih Kali' dilakukan dengan beberapa kegiatan utama yaitu pembersihan dan penataan sungai atau kali, edukasi lingkungan sehat, pemberdayaan dan pengolahan sampah, pembangunan sarana dan prasarana di pinggir sungai. 
ADVERTISEMENT
Adapun melalui program BRI Peduli 'Bersih-Bersih Kali', BRI akan terus mendorong perubahan cara pandang masyarakat akan fungsi dan peran kali atausungai dalam kehidupan dan masa depannya.