Bisnis
ยท
13 Januari 2021 19:29

Pencurian Listrik Masih Marak, Susut Jaringan PLN Capai 8,3 Persen

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Pencurian Listrik Masih Marak, Susut Jaringan PLN Capai 8,3 Persen (138026)
Ilustrasi gardu listrik PLN. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Pencurian listrik masih sering terjadi di jaringan kabel yang dibangun PT PLN (Persero). Akibat pencurian listrik, susut jaringan PLN tahun lalu mencapai 8,3 persen atau lebih rendah dari target 9,2 persen.
ADVERTISEMENT
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana menjelaskan, semakin kecil susut jaringan PLN sebenarnya bagus. Artinya, kerugian PLN bisa ditekan.
Sebab, hilangnya listrik yang ditransfer PLN akan mengurangi pendapatan perusahaan. Jika pendapatan PLN mencapai Rp 300 triliun, maka susut jaringan sebesar 10 persen saja, bisa mengurangi pendapatan perusahaan hingga Rp 30 triliun.
"Ada susut jaringan karena nonteknis, biasanya ada pencurian listrik. Ini masih terjadi dari tahun ke tahun meski kita bentuk tim dan menemukan beberapa penyimpangan," kata Rida dalam konferensi pers Paparan Kinerja Sektor Ketenagalistrikan 2020, Rabu (13/1).
Pencurian Listrik Masih Marak, Susut Jaringan PLN Capai 8,3 Persen (138027)
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana. Foto: Resya Firmansyah/kumparan
Tahun lalu, pihaknya bekerja sama dengan penegak hukum fokus pada penelusuran pencurian listrik di tiga wilayah di Indonesia. Rata-rata penertiban dari pencurian listrik bisa menghemat Rp 1 triliun per tahunnya.
ADVERTISEMENT
"Nah ini akan lebih ditingkatkan lagi. Biasanya praktik pencurian mengabaikan keselamatan yang ujungnya mengancam nyawa dan harta. Jadi kita gencarkan lagi," lanjut Rida.
Selain masih maraknya pencurian listrik, susut jaringan listrik PLN juga terjadi karena teknis di lapangan seperti sudah usangnya kabel transmisi dan teknologi yang digunakan dalam mengalirkan listrik sehingga energinya hilang. Untuk bisa mengurangi susut jaringan dari sisi teknis, perawatan kabel-kabel PLN harus terus dilakukan. Kalau perlu diganti.

sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white