Bisnis15 September 2020 18:54

Pendaftar Kartu Prakerja Tembus 23,1 Juta, Hanya 12 Juta Yang Datanya Valid

Konten Redaksi kumparan
Pendaftar Kartu Prakerja Tembus 23,1 Juta, Hanya 12 Juta Yang Datanya Valid (53249)
Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kedua di Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja melaporkan jumlah pendaftar Kartu Prakerja telah mencapai 23.171.233 orang. Dari jumlah itu, yang lolos verifikasi email sebanyak 18 juta orang.
ADVERTISEMENT
Direktur Eksekutif PMO Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, mengatakan dari 18 juta orang, yang lolos validasi NIK berdasarkan data Dukcapil mencapai 13,4 juta orang. Lalu yang lolos verifikasi nomor telepon hanya 12 juta peserta.
"Dari 12 juta peserta kemudian mereka join batch mengisi seluruh proses, pernyataan, jawab tes kemampuan dasar dan sebagainya. Sekarang sudah sampai batch 8," kata Denni dalam Bincang Sore dengan Kartu Prakerja, Selasa (15/9).
Denni mengakui pendaftar yang tak lolos verifikasi email cukup tinggi. Menurut dia, hal tersebut terjadi karena banyak peserta tidak teliti ketika memasukkan alamat email atau email yang didaftarkan sudah penuh dan sudah lama tidak aktif.
"Saya minta tolong kenapa ada perbedaan 23 juta ke 18 juta, itu karena banyak yang salah ketik email-nya. Kedua, email ada yang penuh atau sudah lama tidak aktif atau masuk spam dan sebagainya. Jadi pastikan daftar Prakerja teliti dan cek sebelum submit email yang ditulis," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Kemudian untuk verifikasi nomor telepon, jumlahnya juga kian menyusut dari 13,4 juta pendaftar, menjadi hanya tersisa 12 juta pendaftar saja.
Pendaftar Kartu Prakerja Tembus 23,1 Juta, Hanya 12 Juta Yang Datanya Valid (53250)
Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati (kiri) dan Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Purbasari (kanan) di Jakarta, Foto: Dok. BNI
Denni mengimbau pada peserta Kartu Prakerja untuk terus mengaktifkan nomor yang didaftarkan. Sebab nomor itu yang nantinya akan digunakan pemerintah untuk mentransfer insentif.
"Nomor telepon berguna untuk mentautkan rekening tempat insentif disalurkannya Rp 600 ribu itu. Kalau nomor telepon beda atau NIK beda atau akun tidak aktif, tentu lama buat teman-teman dapat insentif," ujarnya.
Menurut Denni, pihaknya setiap hari melakukan pembayaran insentif untuk sekitar 60-80 ribu orang penerima Kartu Prakerja.
Adapun saat ini program Kartu Prakerja sudah masuk batch 8. Denni melaporkan sebelum Batch 8, total penerima Kartu Prakerja tercatat sebanyak 3.880.918.
ADVERTISEMENT
Dari jumlah tersebut, yang sudah membeli pelatihan tercatat sebanyak 3,2 juta orang. Kemudian yang sudah menyelesaikan pelatihan tercatat sebanyak 3 juta orang.
Lalu sebanyak 2 juta orang telah menyelesaikan pelatihan dan memberikan rating, mengisi ulasan, menerima sertifikat dan sudah mentautkan rekening dan melakukan update rekening untuk validasi.
"Saat ini jumlah user yang sudah terima insentif hampir sebanyak 1,2 juta orang. Dari 1,2 juta orang sudah ada yang menerima sampai insentif tahap keempat yaitu Rp 600 ribu kali 4 bulan," tandasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white