Bisnis
·
22 November 2020 16:24

Penyaluran Rumah Subsidi FLPP Sudah Mencapai 102.665 Unit

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Penyaluran Rumah Subsidi FLPP Sudah Mencapai 102.665 Unit (118422)
Suasana pembangunan perumahan bersubsidi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaporkan hingga 18 November 2020, penyaluran rumah subsidi dana KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP sudah mencapai 10,522 triliun.
ADVERTISEMENT
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dana tersebut disalurkan untuk 102.665 unit rumah atau melebihi target yang ditetapkan sebanyak 102.500 unit rumah. Subsidi FLPP hingga akhir 2020 diperkirakan sebesar 107.600 unit rumah.
"Pemerintah berkomitmen untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman," kata Basuki Hadimuljono dikutip dari situs Setkab, Minggu (22/11).
Adapun pada tahun 2020, pemerintah mengalokasikan dana FLPP sebesar Rp 11 triliun. Pada tahun ini, FLPP disalurkan oleh 42 bank pelaksana. Setiap bank memiliki kuota anggaran dan total unit yang harus mereka realisasikan dalam tahun perjanjian.
Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin menyampaikan, dari kuota yang ditetapkan, semua bank pelaksana sudah memenuhi kewajibannya.
ADVERTISEMENT
"Kami memberikan apresiasi kepada bank pelaksana yang sudah bekerja optimal dalam menyalurkan dana FLPP. Sisa anggaran yang masih ada akan segera direalisasikan lagi sehingga penyaluran tahun 2020 berada di atas target yang ditetapkan. Kami akan mendistribusikan kepada 11 bank pelaksana," ujar Arief.
Untuk mengajukan permohonan subsidi FLPP, masyarakat dapat mengunduh aplikasi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan) melalui PlayStore.
Penyaluran Rumah Subsidi FLPP Sudah Mencapai 102.665 Unit (118423)
Suasana pembangunan perumahan bersubsidi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Dengan menggunakan SiKasep, masyarakat akan secara daring terhubung dengan pemerintah, bank pelaksana, dan pengembang dengan menggunakan sistem host to host.
Sedangkan untuk proses verifikasi pengguna, SiKasep terhubung langsung ke Kementerian Dalam Negeri yang sekaligus telah terkoneksi dengan data FLPP yang dikelola oleh BLU PPDPP sehingga subsidi dapat tepat sasaran.
Berdasarkan dashboard management control PPDPP, saat ini sebanyak 255.635 calon debitur sudah mengakses aplikasi SiKasep, 107.616 calon debitur sudah dinyatakan lolos subsidi checking, 7.378 calon debitur dalam proses verifikasi, 142 calon debitur dalam proses pengajuan dana FLPP ke PPDPP dan 102.665 debitur sudah menikmati dana FLPP.
ADVERTISEMENT
Ketentuan untuk mendapat subsidi FLPP meliputi kepemilikan rumah tapak atau rumah susun, suku bunga 5 persen, masa subsidi 20 tahun, subsidi bantuan uang muka (SBUM) Rp4 juta, uang muka 1 persen, harga jual sesuai Keputusan Menteri PUPR dan bebas PPN sesuai Peraturan Menteri Keuangan.