kumparan
11 September 2019 12:14

Pertamina Beri Kompensasi ke Warga Terdampak Tumpahan Minyak Karawang

Sosialisasi PHE Berikan Kompensasi Kepada Korban Tumpahan Minyak di Karawang, Rabu (11/9). Foto: Abdul Latif/kumparan
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) hari ini resmi memberikan kompensasi tahap awal kepada masyarakat di Desa Sedari Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Ini sebagai bentuk komitmen Pertamina kepada masyarakat yang terdampak oleh tumpahan kilang minyak (oil spill) dan gelembung gas dari Sumur YYA-1 sejak 18 Juli 2019.
ADVERTISEMENT
“Rp 1,8 juta per orang, mau nelayan atau petambak. Baru nanti ada verifikasi karena Karawang SK Bupati sudah (keluar) (dan) udah terdampak 2 bulan,” ungkap Manager Media and Relation PHE, Yudy Nugraha, saat ditemui di lokasi, Rabu (11/9).
Untuk tahap awal, ada 10.271 warga yang menerima kompensasi. Jumlah tersebut bisa saja bertambah. Namun Pertamina masih menunggu pendataan lanjutan. Sedangkan nilai kompensasi yang diberikan kepada korban nantinya berbeda.
Sejumlah penerima kompensasi bencana tumpahan minyak di Karawang, Jawa Barat, Rabu (11/9). Foto: Abdul Latif/kumparan
“Tahap awal semua dapat dulu, sudah mulai sekarang. Akhir September atau awal Oktober (target bocor minyak berhenti). Terakhir dihitung berapa tiap-tiap orang pasti beda,” imbuhnya.
Sementara itu, DPRD Komisi IV dari Fraksi Golkar Kabupaten Karawang, Shaidah Anwar, meminta Pertamina untuk memberikan kompensasi kepada seluruh masyarakat yang terdampak.
ADVERTISEMENT
“Ini baik, bagus karena yang penting ada niatan dulu. (Karena) dua bulan didiemin aja. Tiap bulan sehari-hari mereka bukan orang yang punya. Sekarang habis, nah ini untuk tahap awal harus dipercepat,” timpalnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan