​​PNM dan Kementerian Investasi Gelar Pelatihan Nasabah Ultra Mikro Banyuwangi

11 Agustus 2022 19:24
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pemberian NIB kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) Perseroan di GOR Tawangalun Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (11/8). Foto: PNM
zoom-in-whitePerbesar
Pemberian NIB kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) Perseroan di GOR Tawangalun Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (11/8). Foto: PNM
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kian aktif melakukan pemberdayaan dan pendampingan kepada nasabah, salah satunya melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang diberikan kepada wanita ultra mikro wilayah Banyuwangi, Jawa Timur.
Bersama 750 pelaku UMKM Banyuwangi, wanita ultra mikro PNM yang juga dikenal sebagai nasabah Mekaar ini telah mendapatkan Sertifikat Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui acara Pemberian NIB kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) Perseroan yang digelar di GOR Tawangalun Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (11/8).
Acara ini dihadiri oleh Menteri Investasi Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani; Deputi Bidang Pelayanan Modal, Achmad Idrus; Kepala Cabang BRI Banyuwangi, Sari Wahono; Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Abdullah Azwar Anas; Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, Rr. Nanin Oktavianti; dan Kepala Divisi PKU, Dicky Fajrian.
Menteri Investasi Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia hadir di acara pemberian NIB kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) Perseroan di GOR Tawangalun Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (11/8). Foto: PNM
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Investasi Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia hadir di acara pemberian NIB kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) Perseroan di GOR Tawangalun Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (11/8). Foto: PNM
"Fondasi pertumbuhan ekonomi nasional kita adalah UMKM. Dari total unit usaha, 99,3 persen itu UMKM sebesar 64 juta. Jadi pasti dari total NIB itu adalah UMKM (yang mendominasi),” tegas Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia.
“Semoga dengan ada nya sertifikat NIB ini, nasabah PNM akan terjamin legalitas usaha nya sehingga bisa mensejahterakan keluarga,” kata Dicky Fajrian.
Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, hingga 8 Agustus 2022 pukul 09.00 WIB pagi ini, tercatat sebanyak 1.676.153 NIB telah berhasil diterbitkan melalui sistem OSS di seluruh wilayah Indonesia. Dari angka tersebut, sebanyak 98 persen merupakan NIB pelaku UMK dan 2 persen adalah pelaku usaha menengah dan besar.
Khusus untuk Provinsi Jawa Timur, sebanyak 246.623 NIB telah berhasil diterbitkan, atau 14,71 persen dari total NIB yang berhasil diterbitkan. Kabupaten Banyuwangi mencatat penerbitan NIB untuk Pelaku Usaha Mikro Kecil Perseorangan terbanyak kedua di Jawa Timur sebanyak 14.285 NIB.
PNM melalui program PKU, memberikan pendampingan yang bertujuan mendorong para nasabah agar dapat meningkatkan pengetahuan akan pentingnya memiliki perizinan usaha (NIB). Sehingga legalitas usahanya terjamin, dapat meningkatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan, peluang mendapatkan pelatihan, dan kesempatan mengikuti pengadaan barang atau jasa pemerintah, yang nantinya bisa menambah kesejahteraan keluarga karena nasabah PNM naik kelas.
Hingga 9 Agustus 2022, PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 134,25 triliun kepada 12,39 juta nasabah PNM Mekaar. Saat ini PNM memiliki 3.500 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 provinsi, 422 kabupaten/kota, dan 5.640 kecamatan.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Permodalan Nasional Madani