Polling: Pemerintah Akan Menaikkan Harga BBM Bersubsidi, Pendapat Kamu?

29 Agustus 2022 17:17
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pengendara mengisi bensin kendaraannya di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta Selatan, Selasa (16/8/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pengendara mengisi bensin kendaraannya di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta Selatan, Selasa (16/8/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Sinyal kenaikan harga BBM sudah dilontarkan sejumlah menteri. Wacana itu muncul di tengah anggaran subsidi dan kompensasi energi tahun ini yang terancam membengkak.
ADVERTISEMENT
Melonjaknya harga minyak dunia membuat pemerintah kesulitan untuk menahan harga BBM Pertalite dan Solar. Beban subsidi energi di APBN mencapai Rp 502,4 triliun tahun ini.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Berdasarkan hitung-hitungan Menteri Keuangan Sri Mulyani, anggaran subsidi bisa bengkak hingga nyaris Rp 700 triliun dan akan membebani APBN 2023 jika harga BBM tak naik.
Wacana kenaikan harga BBM juga diutarakan oleh Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan. Dalam acara kuliah umum dan talk show visi maritim 2045 di Universitas Hasanuddin, Jumat (19/8) lalu, Luhut bilang pemerintah sudah tak bisa lagi menahan beban subsidi BBM di tengah meroketnya harga minyak mentah dunia.
Lantas, apa pendapatmu soal rencana kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut? Sampaikan sikap kamu dalam polling kumparan di bawah ini. Berikan juga pendapatmu dalam kolom komentar.
ADVERTISEMENT
Pemerintah Akan Menaikkan Harga BBM Bersubsidi, Pendapat Kamu?
Setuju, subsidi membebani negara
22.77%
Potong saja gaji atau tunjangan pejabat
45.74%
Ada cara lain agar BBM tak naik tanpa beban subsidi
18.46%
Tidak setuju, membebani rakyat
13.03%
1880 Pemilih · Polling telah berakhir