Populer: Daftar Harga Rokok Saat Ini; Transaksi di Tanah Abang Melesat 80 Persen

3 Januari 2022 6:12
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Populer: Daftar Harga Rokok Saat Ini; Transaksi di Tanah Abang Melesat 80 Persen (140589)
zoom-in-whitePerbesar
Buruh linting rokok menempel pita cukai di salah satu pabrik rokok di Blitar, Jawa Timur, Kamis (25/3/2021). Foto: Irfan Anshori/Antara Foto
ADVERTISEMENT
Kenaikan tarif cukai rokok tahun 2022 membuat terjadinya peningkatan harga jual eceran rokok sesuai golongannya. Kabar kenaikan cukai itu menjadi salah satu yang populer di kumparanBisnis.
ADVERTISEMENT
Informasi tersebut dilengkapi berita baik dengan adanya kenaikan transaksi di Pasar Tanah Abang yang melesat sampai 80 persen.
Berikut ini selengkapnya berita populer kumparanBisnis sepanjang hari Minggu (2/1):

Daftar Harga Rokok di 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi menaikkan cukai rokok pada 2022 sebesar rata-rata 12 persen. Artinya kenaikan tarif cukai rokok ini berbeda untuk setiap golongan.
Kenaikan tertinggi diterapkan pada golongan Sigaret Kretek Mesin (SKM) I dari tarif sebelumnya sebesar Rp 865 menjadi Rp 985 atau naik 13,9 persen.
Sementara itu SKM IIA mengalami kenaikan 12,1 persen dari Rp 535 menjadi Rp 600 begitu juga dengan IIB naik Rp 14,3 persen dari Rp 525 menjadi Rp 600.
Kemudian golongan SPM I juga naik dari Rp 935 menjadi Rp 1.065 atau meningkat 13,9 persen. Lalu SPM IIA naik dari Rp 565 menjadi Rp 635 atau 12,4 persen. Sedangkan SPM IIB naik dari Rp 555 menjadi Rp 635 atau naik 14,4 persen.
ADVERTISEMENT
Sementara itu Sigaret Kretek Tangan (SKT) mengalami kenaikan paling rendah yaitu maksimal 4,5 persen. Untuk SKT IA tarifnya naik dari Rp 425 menjadi Rp 440 atau naik 3,5 persen.
Kemudian SKT IB tarifnya naik dari Rp 330 menjadi Rp 345 atau 4,5 persen. Sedangkan SKT II naik dari Rp 200 menjadi Rp 205 atau naik 2,5 persen. Terakhir, SKT III naik dari Rp 110 menjadi Rp 115 atau 4,5 persen.
Populer: Daftar Harga Rokok Saat Ini; Transaksi di Tanah Abang Melesat 80 Persen (140590)
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan selaku Ketua Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sri Mulyani Indrawati. Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Berikut daftar lengkap kenaikan harga jual eceran rokok sesuai golongan:

SKM I: Naik 13,9 persen (Rp 1.905 per batang) menjadi Rp 38.100 per bungkus (20 batang)
SKM IIA: Naik 12,1 persen (Rp 1.140 per batang) menjadi Rp 22.800 per bungkus
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
SKM IIB: Naik 14,3 persen ( Rp 1.140 per batang) menjadi Rp 22.800 per bungkus
SPM I: Naik 13,9 persen (Rp 2.005 per batang) menjadi Rp 40.100 per bungkus
SPM IIA: Naik 12,4 persen (Rp1.135 per batang) menjadi Rp 22.700 per bungkus
SPM IIB: Naik 14,4 persen (Rp 1.135 per batang) menjadi Rp 22.700 per bungkus
SKT IA: Naik 3,5 persen (Rp 1.635 per batang) menjadi Rp 32.700 per bungkus
SKT IB: Naik 4,5 persen (Rp 1.135 per batang) menjadi Rp 22.700 per bungkus
SKT II: Naik 2,5 persen (Rp 600 per batang)menjadi Rp 12.000 per bungkus
SKT III: Naik 4,5 persen (Rp 505 per batang) menjadi Rp 10.100 per bungkus.
ADVERTISEMENT

Transaksi di Tanah Abang Melesat 80 Persen

Pedagang happy karena transaksi di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai melesat. Pengelola pasar tersebut, Heri Supriyatna mengungkapkan, transaksi perdagangan dengan pengecer pada Desember 2021 meningkat hingga 80 persen dibandingkan Desember 2020.
Populer: Daftar Harga Rokok Saat Ini; Transaksi di Tanah Abang Melesat 80 Persen (140591)
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah warga berjalan di Pasar Blok A Tanah Abang, Jakarta, Selasa (30/6). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Menurut Heri Supriyatna, peningkatan transaksi sejak awal Desember 2021. Selain persiapan menghadapi Natal dan tahun baru (Nataru), juga dipengaruhi momen menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran tahun 2022.
“Nataru tahun 2020 konsumen dan pedagang masih takut untuk berbelanja dan kebijakan-kebijakan pemerintah masing sangat ketat. Orang dari daerah masih sangat sulit untuk masuk ke Jakarta,” kata Heri, Sabtu (1/1).
Meskipun ada kelonggaran kegiatan masyarakat di 2022, Heri seperti dilansir Antara, menyatakan masih terdapat hambatan dalam transaksi dagang karena berkurangnya konsumen potensial dari daerah yaitu para retailer. Padahal Pasar Tanah Abang sangat dipengaruhi kondisi perdagangan di daerah, yang kini mengalami perlambatan ekonomi.
ADVERTISEMENT