Bisnis
·
18 Juli 2021 7:06
·
waktu baca 2 menit

Populer: Menteri Jokowi yang ke Luar Negeri Saat PPKM Darurat; PHK Pegawai Mal

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Populer: Menteri Jokowi yang ke Luar Negeri Saat PPKM Darurat; PHK Pegawai Mal (1209224)
searchPerbesar
Presiden Jokowi pada 16 Desember 2020 menyatakan vaksin COVID-19 gratis bagi rakyat. Foto: Twitter/@jokowi
Presiden Jokowi melarang para menterinya ke luar negeri selama masa PPKM Darurat, kecuali Menteri Luar Negeri. Namun, selama masa pengetatan itu tercatat ada menteri yang pernah ke luar negeri.
ADVERTISEMENT
Kabar tersebut menjadi salah satu yang populer di kumparanBisnis. Berita itu dilengkapi dengan pengusaha mal yang bersiap PHK karyawan kalau PPKM Darurat diperpanjang.
Berikut ini selengkapnya berita populer kumparanBisnis sepanjang hari Sabtu (17/7):

Daftar Menteri Jokowi yang Keluar Negeri Saat PPKM Darurat

Beberapa menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf tetap melakukan kunjungan dinas ke luar Indonesia meski dilarang. Mereka mayoritas membawa misi ekonomi dalam lawatan ke luar negeri di tengah tingginya kasus pandemi COVID-19 atau saat pemberlakuan PPKM Darurat pada 3-20 Juli 2021. Siapa saja mereka?
Menko Perekonomian RI ke Singapura
Populer: Menteri Jokowi yang ke Luar Negeri Saat PPKM Darurat; PHK Pegawai Mal (1209225)
searchPerbesar
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan perdana menteri dan sejumlah menteri Singapura pada Selasa (13/7) di Singapura. Dikutip dari Antara, Sabtu, (17/7), Airlangga menyebut Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong berkomitmen membangun kerja sama ekonomi dengan Indonesia dan mendorong pengusaha Singapura untuk terus berinvestasi di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Mendag dan Menteri Investasi RI ke AS
Populer: Menteri Jokowi yang ke Luar Negeri Saat PPKM Darurat; PHK Pegawai Mal (1209226)
searchPerbesar
Menparekraf Sandiaga Uno bersama Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, di Kementerian BUMN, Rabu (23/12). Foto: Dok. Istimewa
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bersama Menteri Investasi Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS) pada 9 hingga 18 Juli 2021 atau bertepatan saat Indonesia memberlakukan PPKM Darurat.
Pada kunjungan kerja kali ini, Lutfi dan Bahlil membawa misi peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi dengan AS. Ada juga misi penjajakan kerja sama vaksin COVID-19.
Presiden Jokowi melarang para menterinya untuk ke luar negeri selama pemberlakukan PPKM Darurat 3-20 Juli 2021. Satu-satunya menteri yang diizinkan ke luar negeri hanya Menlu Retno Marsudi. Pernyataan ini disampaikan oleh Seskab Pramono Anung.
Menurut Pramono, seluruh menteri harus punya sense of crisis yang tinggi. Pramono mengatakan, jika ada menteri yang hendak ke luar negeri, harus mendapat izin secara langsung dari Jokowi.
ADVERTISEMENT
Pengelola Mal Bersiap PHK Pegawai
Populer: Menteri Jokowi yang ke Luar Negeri Saat PPKM Darurat; PHK Pegawai Mal (1209227)
searchPerbesar
Ilustrasi mal. Foto: Pixabay
Pemerintah akan memperpanjang kebijakan PPKM Darurat hingga akhir Juli. Pengelola mal merasakan dampak yang sangat berat terkait PPKM Daruratyang dilanjutkan.
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengaku, saat ini pemutusan hubungan kerja (PHK) pegawai sudah tidak bisa dihindari. Pihaknya telah melakukan tiga skema pengurangan pegawai.
Pertama, pengusaha memilih merumahkan pegawai dengan upah masih tetap dibayar penuh. Skema kedua, yaitu pelaku usaha memilih untuk merumahkan pegawai dengan upah dibayar sebagian.
Ketiga pemutusan hubungan kerja atau PHK. “Semua tahapan tersebut sangat tergantung berapa lama penutupan usaha berlangsung,” katanya kepada kumparan, Sabtu (17/7).
Pria yang juga menjabat sebagai Retail dan Hospitality CEO Sinarmas Land ini menyatakan saat ini sebagian besar pengelola mal masih dalam tahap dirumahkan.
ADVERTISEMENT
“Sudah ada juga yang PHK, meskipun kecil, karena kemampuan masing-masing pelaku usaha berbeda, tidak sama satu sama lain. Tapi mayoritas masih dalam tahap dirumahkan,” jelas Alphonzus.