Populer: Sandiaga Uno Puji Pembangunan Era Jokowi; Gurita Bisnis Mardani Maming

31 Juli 2022 6:23
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan mantan Ketua Umum HIPMI Sandiaga Uno pada pelantikan Badan Pengurus Pusat Hipmi. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan mantan Ketua Umum HIPMI Sandiaga Uno pada pelantikan Badan Pengurus Pusat Hipmi. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
ADVERTISEMENT
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mengapresiasi upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menyelesaikan agenda pembangunan menjadi salah satu berita populer sepanjang hari Sabtu (30/7).
ADVERTISEMENT
Berita lainnya yang ramai dibaca adalah Mardani Maming punya gurita bisnis yang tersebar dari sektor pertambangan hingga properti. Berikut rangkuman berita KumparanBisnis populer:
Sandiaga Uno Puji Pembangunan Era Jokowi
Sandiaga memastikan saat ini masih fokus berupaya membantu pemulihan ekonomi Indonesia, khususnya sektor parekraf. Di tengah upaya tersebut, Sandiaga mengakui ada publik yang mendorongnya maju di Pilpres 2024.
Ia menegaskan saat ini belum menentukan sikap mengenai kemungkinannya maju di Pilpres 2024. Ia menegaskan yang lebih penting sekarang adalah meningkatkan perekonomian.
"Tahapan pemilu sudah dimulai dan kami di kabinet ditugaskan oleh Bapak Presiden untuk fokus menyelesaikan agenda pembangunan sampai 2024," ungkap Sandiaga Uno melalui pesan tertulis usai meninjau Pantai Pulisan, Likupang, Sulawesi Utara, Sabtu (30/7).
Menparekraf Sandiaga Uno di Likupang, Sulawesi Utara. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Menparekraf Sandiaga Uno di Likupang, Sulawesi Utara. Foto: Dok. Istimewa
"Namun kita harus menjawab juga kepada masyarakat bahwa ini pembangunan delapan tahun yang sudah dikerjakan oleh pemerintahan di bawah bapak Presiden Jokowi sudah membuat begitu banyak kemajuan, sudah banyak prestasi," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sandiaga mengungkapkan hal tersebut dibuktikan salah satunya dalam kunjungan Managing Director International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva ke Sarinah, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (17/7/2022). Dalam kunjungan itu, kata Sandiaga, IMF memuji langkah Indonesia dalam pemulihan ekonomi usai pandemi COVID-19.
"Kali ini IMF datang untuk memberikan apresiasi dan belajar dari Indonesia, nah bagaimana caranya? Presiden bilang bahwa pembangunan yang sudah kita capai ini terus berkelanjutan, yang bagus akan terus diperbaiki sementara yang kurang akan disesuaikan," ungkap Sandiaga Uno.
Gurita Bisnis Mardani Maming
Nama Maming jadi sorotan setelah diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia memiliki gurita bisnis yang tersebar dari sektor pertambangan hingga properti.
Mardani Maming pakai rompi oranye usai diperiksa KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (28/7/2022). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mardani Maming pakai rompi oranye usai diperiksa KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (28/7/2022). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Ia sempat menggeluti dunia usaha di mana ia menjabat sebagai Komisaris dari PT Bina Usaha. Hal ini membuat Mardani tidak hanya hebat di kancah politik, namun juga di dunia bisnis.
ADVERTISEMENT
Selain itu, ia merupakan komisaris sekaligus pendiri dari PT Batulicin Enam Sembilan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara. Saat ini, ia juga tercatat sebagai CEO dari PT Maming 69, perusahaan holding yang membawahi 35 entitas anak yang punya berbagai sektor usaha, mulai dari pertambangan mineral, penyewaan alat berat, hingga properti.
Ketua Umum HIPMI ini ditetapkan sebagai tersangka suap izin pertambangan saat menjadi Bupati Tanah Bumbu. KPK menduga Mardani Maming menerima suap terkait peralihan Izin Usaha Pertambangan Operasi dan Produksi (IUP OP) dari PT Bangun Karya Pratama Lestari (PT BKPL) ke PT Prolindo Cipta Nusantara (PT PCN). Peralihan itu dimintakan oleh Henry Soetio selaku pengendali PT Prolindo Cipta Nusantara.
Maming diduga memperlancar peralihan IUP OP tersebut dengan imbalan sejumlah uang. KPK menduga uang yang diterima Maming seluruhnya mencapai Rp 104,3 miliar.
ADVERTISEMENT