Populer: Tax Amnesty Jilid II Berlaku Awal 2022; Konglomerat RI Kian Kaya Raya

1 Oktober 2021 6:12
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Populer: Tax Amnesty Jilid II Berlaku Awal 2022; Konglomerat RI Kian Kaya Raya (57166)
searchPerbesar
Jokowi di Farewell Party Tax Amnesty Foto: Nicha Muslimawati/kumparan
Rencana Tax Amnesty jilid II alias pengampunan pajak bakal mulai berlaku awal tahun 2022 dan konglomerat Indonesia yang makin kaya raya menjadi berita populer kumparanBisnis, Kamis (30/9).
ADVERTISEMENT
Adapun rencana tax amnesty jilid II itu tertuang dalam draf RUU Harmonisasi Perpajakan (HPP) yang tinggal menunggu disahkan menjadi undang-undang dalam rapat paripurna DPR.
Tax Amnesty Jilid II Berlaku 1 Januari 2022
Pemerintah akan menerapkan pengampunan pajak atau tax amnesty jilid II mulai 1 Januari 2022. Nantinya, wajib pajak bisa menyampaikan harta bersih yang belum atau kurang diungkapkan sejak 1 Januari 1985 sampai 31 Desember 2015 kepada Dirjen Pajak melalui Surat Pernyataan.
Dalam Pasal 6 draf RUU HPP tersebut, wajib pajak bisa menyampaikan surat pernyataan itu kepada otoritas pajak sejak 1 Januari 2022 hingga 30 Juni 2022.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Wajib Pajak mengungkapkan harta bersih sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) melalui surat pemberitahuan pengungkapan harta dan disampaikan kepada Direktur Jenderal Pajak sejak tanggal 1 Januari 2022 sampai dengan tanggal 30 Juni 2022," tulis Pasal 6 ayat (1) draf tersebut, Kamis (30/9).
ADVERTISEMENT
Konglomerat RI yang Makin Tajir Berkat Meroketnya Harga Batu Bara
Harga batu bara meroket hingga mencapai level tertinggi sepanjang sejarah. Dikutip dari Trading Economics, harga batu bara pada hari ini USD 212 per metrik ton. Rekor harga batu bara sebelumnya adalah USD 133 per metrik ton pada Februari 2011.
Dalam sebulan terakhir, harga batu bara sudah melompat hampir 20 persen. Sedangkan dalam setahun terakhir, kenaikannya mencapai 160 persen.
Sederet nama yang ketiban cuan dari tren positif komoditas ini, mulai dari Agus Lasmono dan Arsjad Rasjid lewat PT Indika Energy Tbk, Keluarga Bakrie lewat PT Bumi Resources Tbk, Astra Group, sampai pada Garibaldi Thohir, TP Rachmat, Edwin Soeryadjaya dan Arini Subianto melalui PT Adaro Energy Tbk.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020