kumparan
9 Desember 2019 10:35

Puluhan Pramugari dan Serikat Pekerja Garuda Temui Erick Thohir

Ketua Umum IKAGI Achmad Haeruman, BUMN
Ketua Umum IKAGI versi Achmad Haeruman di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12). Foto: Ema Fitriyani/kumparan
Sebanyak 68 pramugari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mendatangi kantor Menteri BUMN Erick Thohir. Mereka datang untuk bertemu Erick Thohir atau Wakil Menteri BUMN.
ADVERTISEMENT
Para pramugari yang datang kompak berbaju batik itu terlihat memenuhi lobi Kementerian BUMN. Mereka masih menunggu, sebelum diizinkan masuk ke ruang pertemuan.
Salah satu pramugari, Adel, mengatakan dirinya ingin bertemu dengan Erick Thohir. Ia ingin mengadukan persoalan di internal perusahaan karena dirinya menjadi salah satu awak kabin yang dimutasi dari Base Jakarta ke Base Makassar tanpa sebab dan tanpa prosedur yang jelas. Adel sudah menjadi awak kabin Garuda Indonesia selama 9 tahun.
Pramugari Garuda Indonesia, IKAGI
Adel, pramugari Garuda Indonesia yang ikut rombongan IKAGI pimpinan Zaenal Muttaqin di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12). Foto: Ema Fitriyani/kumparan
"Saat itu saya pertegas berapa lama tapi saya enggak ada kepastian saat di bawah kepemimpinan Pak Ari Askhara. Jadi semua yang kita lakukan silaturahmi hari ini untuk kemajuan Garuda Indonesia," kata Adel di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12).
ADVERTISEMENT
Adel menuturkan, mereka juga ingin mempertanyakan ketidakjelasan aturan terbang ke luar negeri yang biasanya dilakukan beberapa hari, jadi hanya sehari alias pulang pergi. Ini membuat beban kerja awak kabin sangat berat.

Ada Dua Kubu Berbeda dan Berdebat

Adel yang datang bersama 67 pramugari tergabung dalam kubu Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) pimpinan Zaenal Muttaqin. Zaenal mengatakan, IKAGI pimpinannya diundang secara resmi oleh Kementerian BUMN.
Zaenal datang pukul 08.30 WIB dan dijadwalkan bertemu dengan Erick Thohir atau Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo pukul 09.30 WIB.
Karangan bunga di BUMN
Karangan bunga menghiasi di depan Kementerian BUMN, Jakarta. Foto: Ema Fitriyani/kumparan
Zaenal mengatakan bahwa ada dua IKAGI. Tapi dia mengklaim IKAGI di bawah pimpinannya yang sah dan diakui.
"Saya diundang sebagai Ketua Serikat IKAGI yang sah. Jadi kalau ada yang mengaku ketua yang lain, perlu dipertanyakan. Saya tidak berprasangka yang tidak baik karena sudah masuk ke ranah kepolisian terkait pengakuan yang menganggap ada kelompok IKAGI yang sah (yang lain)," kata Zaenal.
ADVERTISEMENT
Saat Zaenal menjelaskan tentang IKAGI versi dirinya, disanggah oleh Ketua Umum IKAGI versi Achmad Haeruman. Ketua Harian Serikat Karyawan Garuda Indonesia, Tomy Tampatty menyuruh wartawan untuk mewawancarai Achmad.
"Ini yang undang teman-teman (wartawan) beliau, Pak Achmad," kata Tomy.
Achmad mengatakan bahwa pihaknya memang tidak menerima undangan resmi dari Kementerian BUMN. Undangan pertama kali tersiar oleh salah satu awak kabin, tapi undangan ini diklaim Perkumpulan Awak Kabin Garuda Indonesia Zaenal Muttaqin.
"Saya mengklarifikasi bahwa tidak ada organisasi serikat pekerja awak kabin Garuda Indonesia yang tidak diketuai oleh saya, Achmad Haeruman. Perlu diketahui selama ini Zaenal mengaku sebagai Ketua IKAGI. Padahal dia Ketua Perkumpulan Awak Kabin Garuda Indonesia yang terdapat di Kemkumham, bagian dari ormas. Sementara IKAGI kami terdaftar di Kementerian Ketenagakerjaan," katanya.
ADVERTISEMENT
Saat ini, baik kubu Zaenal dan Achmad, termasuk para pramugari yang ada di Kementerian BUMN masih menunggu di lobi. Mereka belum diperbolehkan masuk.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan