Bisnis
·
23 Oktober 2020 12:04

Realisasi Investasi Naik Jadi Rp 209 Triliun di Kuartal III 2020

Konten ini diproduksi oleh
Realisasi Investasi Naik Jadi Rp 209 Triliun di Kuartal III 2020 (63659)
Suasana di PTSP-BKPM di Kantor BKPM, Gatot Subroto. Foto: Ela Nurlaela/kumparan
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat total realisasi investasi langsung selama kuartal III 2020 sebesar Rp 209 triliun.
ADVERTISEMENT
Realisasi ini naik tipis 1,6 persen persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) dan naik 8,9 persen dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter to quarter/qtq).
Adapun serapan tenaga kerja selama kuartal III, BKPM melaporkan jumlahnya mencapai 295.387 orang dari 45.726 proyek investasi.
Secara rinci, realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) di kuartal III 2020 senilai Rp 102,9 triliun, naik 9,1 persen (qtq) dan naik 2,1 persen (yoy). Sedangkan PMA senilai Rp 106,1 triliun atau naik 8,7 persen (qtq) maupun tahunan 1,1 persen (yoy).
"Masa kritis realisasi investasi sudah terlewatkan. Kritis kita di kuartal II, di mana hanya Rp 190 triliun dan di kuartal III ini Rp 209 triliun atau sudah mencapai 74,9 persen dari target Rp 817,2 triliun," ujar Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat konferensi pers virtual, Jumat (23/10).
ADVERTISEMENT
Investasi yang masuk di Pulau Jawa selama kuartal III turun 12 persen (yoy) menjadi Rp 98,6 triliun. Sedangkan investasi di luar Pulau Jawa menanjak 17,9 persen (yoy) menjadi Rp 110,4 triliun.
Berdasarkan negara asalnya, PMA yang masuk ke Indonesia di kuartal III tahun ini paling banyak dari Amerika Serikat senilai USD 2,5 miliar, disusul China USD 1,1 miliar, Jepang USD 0,9 miliar, Hong Kong USD 0,7 miliar, serta Belanda USD 0,5 miliar.
"Belanda ini Eropa, dia hub investasi juga dari berbagai negara lain. Meski pertumbuhan ekonominya negatif, resesi, tapi animo mereka untuk investasi di Indonesia luar biasa," jelasnya.
Realisasi Investasi Naik Jadi Rp 209 Triliun di Kuartal III 2020 (63660)
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia meluncurkan Command Center atau Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi (KOPI) di kantor BKPM, Jakarta, Senin (23/3). Foto: Dok. BKPM
Jika diakumulasikan dari Januari-September 2020, realisasi investasi mencapai Rp 611,6 triliun, naik tipis 1,7 persen (yoy), 74,8 persen dari target total investasi 2020 sebesar Rp 817,2 triliun.
ADVERTISEMENT
Bahlil Lahadalia mengatakan, untuk PMDN akumulasi sejak awal tahun ini hingga akhir bulan lalu Rp 309,9 triliun, naik 9,3 persen (yoy). Sementara PMA Rp 301,7 triliun atau turun 5,1 persen (yoy).
Berdasarkan negaranya, realisasi investasi asing yang masuk ke Indonesia selama Januari-September 2020 paling banyak berasal dari Singapura, yakni USD 7,2 miliar. Selanjutnya China senilai USD 3,5 miliar.
Selain itu, investasi yang masuk dari Hong Kong senilai USD 2,5 miliar, Jepang USD 2,1 miliar, dan Korea Selatan USD 1,1 miliar.
"Sampai dengan akhir tahun ini kami masih yakin target investasi Rp 817,2 triliun akan tercapai," katanya.