Rosan Bertemu Airlangga dan Kepala BPS, Ini yang Dibahas
3 Desember 2025 20:06 WIB
·
waktu baca 2 menit
Rosan Bertemu Airlangga dan Kepala BPS, Ini yang Dibahas
Rosan Roeslani bertemu Airlangga dan Kepala BPS Amalia Adininggar di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (3/12).kumparanBISNIS

ADVERTISEMENT
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menemui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Kepala BPS Amalia Adininggar di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (3/12).
ADVERTISEMENT
Rosan mengungkapkan pertemuan tersebut membahas penyempurnaan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Ia mengatakan hal tersebut dilakukan agar KBLI menyesuaikan perkembangan terbaru, mengingat masih banyak bidang usaha yang belum tercakup dalam klasifikasi yang ada.
“Sehingga dengan ini bisa untuk memotret perekonomian kita lebih baik dan tepat,” ujar Rosan kepada wartawan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (3/12).
Rosan menjelaskan penyempurnaan KBLI dilakukan setiap lima tahun, untuk periode kali ini berlangsung dari 2020 hingga 2025. Hasil pembaruan nantinya akan ditanamkan ke dalam Online Single Submission (OSS) dan akan digunakan pula untuk keperluan Sensus Ekonomi 2026. Sehingga data usaha dapat tergambar secara lebih baik dan akurat.
“Dan ini akan dipergunakan juga untuk keperluan sensus ekonomi di 2026. Jadi lebih ter-capture secara baik dan benar, dan tentunya ini kan dikoordinasi oleh Pak Menko Airlangga lah, karena dia sebagai Menko Perekonomian,” ujar Rosan.
ADVERTISEMENT
Rosan memastikan pihaknya akan menindaklanjuti perubahan yang diperlukan dalam bentuk peraturan presiden atau peraturan menteri.
Dalam kesempatan tersebut, Rosan juga melaporkan jumlah perusahaan yang tercatat melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) telah mencapai 14,6 juta, yang sebagian besar merupakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sementara itu, jumlah perusahaan besar yang tercatat hingga 3 Desember 2025 lebih dari 91.000.
“Jadi ini lebih sifatnya teknis kemudian akan disosialisasikan juga kepada dunia usaha dan kepada KL (Kementerian/Lembaga) lainnya,” tutur Rosan.
