Bisnis
·
14 Januari 2021 19:40

Sandiaga Uno Optimistis Teknologi Dorong Pemulihan Indonesia di 2021

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Sandiaga Uno Optimistis Teknologi Dorong Pemulihan Indonesia di 2021 (7742)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, saat mengunjungi UMKM pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo. Foto: Dok. Istimewa
Perkembangan teknologi informasi dinilai Sandiaga Uno berperan besar dalam menghadapi tantangan di masa depan. Penerapan teknologi pun dinilainya menjadi kunci dalam adaptasi new normal, termasuk pasca-pandemi covid-19.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut diungkapkan Sandiaga Uno dalam webinar bertajuk 'How Technology Is Driving Changes In Indonesia In 2021' yang digelar Sandilogi bersama Bhumi Varta Technology (BVT) pada Kamis (14/01).
Webinar ini diisi Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Founder BVT Martyn Terpilowski dan Chief Executive BVT, Julian Gafar.
"Berkat kehidupan online dan digital kita yang semakin meningkat, segala sesuatunya akan terjadi lebih cepat sekarang, dengan kebutuhan sebagai kekuatan pendorong," jelas Sandi.
"Dengan peralihan bekerja dari rumah ke aturan baru tentang bagaimana kita bertemu dan berinteraksi di ruang publik, tren teknologi akan menjadi kekuatan pendorong dalam mengelola perubahan," tambahnya.
Teknologi pun menurutnya dapat menjadi marketplace, terlebih diimbangi dengan inovasi demi perbaikan ekonomi pada tahun 2021.
ADVERTISEMENT
"Teknologi akan membuat pekerjaan menjadi berkualitas,” imbuhnya.
Sandiaga Uno Optimistis Teknologi Dorong Pemulihan Indonesia di 2021 (7743)
Ilustrasi ekonomi digital. Foto: shutterstock
Merujuk arah kebijakan dan strategi pengembangan ekonomi digital pada tahun 2020-2024, lanjutnya terdapat sebanyak 992 startup atau pengusaha lokal pemula selama periode tahun 2018 hingga 2019.
Oleh karena itu, evolusi teknologi dari perspektif bisnis pada tahun 2021 difokuskan pada bisnis swasta untuk kembali meningkatkan investasi teknologi.
Selain itu, dana Venture Capital (VC) dan Private Equity (PE) yang masih memiliki uang untuk dibelanjakan, entitas asing yang ingin menjadi bagian.
Selanjutnya, peningkatan pengeluaran untuk menciptakan persaingan yang meningkat antar pemain dan pentingnya perbedaan data terbaik antara menang dan kalah.
Hal tersebut katanya menjadi peluang bagi Indonesia pada tahun 2021.
"Teknologi dapat membawa kemajuan besar bagi demografi Indonesia dan populasi kelas menengah yang semakin terdidik. Sehingga harapannya, teknologi dapat menjadi fokus bisnis pada 2021 untuk terus melakukan inovasi dan membangun Indonesia lebih baik," jelas Sandi.
ADVERTISEMENT
"Teknologi harus terbuka untuk transformasi," tambahnya.