Sederet Usulan Pedagang agar Pasar Ikan Modern Muara Baru Lebih Cantik

30 Januari 2019 17:38
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tempat pengepakan ikan pasar ikan modern (baru) di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.  (Foto: Abdul Latif/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tempat pengepakan ikan pasar ikan modern (baru) di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. (Foto: Abdul Latif/kumparan)
ADVERTISEMENT
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah membangun Pasar Ikan Modern di Muara Baru, Jakarta Utara. Peresmian pasar ini akan dilakukan 27 Februari 2019.
ADVERTISEMENT
Hanya saja, sebagian pedagang mengungkapkan sejumlah masalah yang akan muncul jika nantinya semua pedagang ikan mulai beroperasi di pasar ikan modern.
Sukma misalnya, ia bukannya tidak mau pindah. Hanya saja, ia menilai, ukuran latar untuk bongkar muat ikan modern tidak cukup besar dibanding latar bongkar muat yang ada di pasar lama.
"Yang sekarang aja udah (macet) panjang, ini masih macet pengepakan. Harusnya tempat pengepakan ikan lebih lebar. Ini aja macet mobilnya dari jam 9-11 siang macet," katanya kepada kumparan saat ditemui di lapaknya, Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (30/1).
Pasar Ikan Modern (baru) di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.  (Foto: Abdul Latif/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pasar Ikan Modern (baru) di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. (Foto: Abdul Latif/kumparan)
Selain dari ukuran latar untuk bongkar muat, kata Sukma, keberadaan keran air yang diletakkan di tiap-tiap lapak pedagang pasar modern juga membuat tidak efektif.
ADVERTISEMENT
"Ini ada keran air, yang di sini aja ada ribuan fiber (box untuk membawa ikan dengan ukuran 100 kuintal) enggak ada keran. Kalau lebih lebar pasti banyak pembeli," lanjutnya.
Semenatara itu, pedagang ikan lainnya, Comon menambahkan, khusus untuk jalan keluar masuk truk bongkar ikan agar tidak satu arah. Konsep ini berbeda dengan pasar ikan lama yang memiliki jalur lebih panjang.
"Kalau yang di pasar lama kan bisa langsung muter antara truk keluar masuk. Kalau yang di sini (pasar modern) kan hanya satu arah saja," imbuhnya.
Tempat pengolahan limbah styrofoam di Pasar Ikan, kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.  (Foto: Abdul Latif/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tempat pengolahan limbah styrofoam di Pasar Ikan, kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. (Foto: Abdul Latif/kumparan)
Sementara itu, penjual es yang enggan disebutkan namanya menyebut tidak ada tempat bagi penjual es di pasar modern. Menurutnya, keberadaan es sangat diperlukan bagi kebutuhan penjual dan pembeli.
ADVERTISEMENT
"Tukang es mau ditaruh mana? penjual-pembeli. Sehari ada sekitar 150 balok es untuk 1 mobil. Sementara saat kondisi ramai bisa 7 mobil per hari," katanya.
Tempat loading-unloading barang di Pasar Ikan, kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.  (Foto: Abdul Latif/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tempat loading-unloading barang di Pasar Ikan, kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. (Foto: Abdul Latif/kumparan)
Sementara itu, Corporate Secretary Perum Perikanan Indonesia (Perindo) Agus menyampaikan telah melakukan sosialisasi kepada seluruh pedagang ikan di Muara Baru. Sosialisasi telah dilakukan sekitar 6 bulan di tahun lalu.
"Sudah kami lakukan sosialisasi kepada mereka setelah Agustus atau September (tahun 2018), mereka setuju. Merasa senang pasti kan fasilitasnya makin bagus," jelasnya.