kumparan
22 Januari 2020 16:55

Sektor Pertambangan Tertekan, IHSG Berakhir di Zona Merah

Ilustrasi IHSG
Ilustrasi IHSG. Foto: Muhammad Faisal Nu'man/kumparan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah menutup perdagangan Rabu (22/1). IHSG ditutup turun 4,700 poin (0,08 persen) ke 6.233,453. Sementara indeks LQ45 juga ditutup melemah 1,841 poin (0,18 persen) ke 1.020,837.
ADVERTISEMENT
Enam dari 10 indeks sektoral melemah dipimpin sektor pertambangan yang turun 1,72 persen.
Sebanyak 141 saham naik, 262 saham turun, dan 143 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 484.481 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 8,643 miliar saham senilai Rp 6.907 triliun.
Dana asing keluar tercatat Rp 271,850 miliar. Sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 7.226,291 triliun.
Saham-saham penekan IHSG sore ini di antaranya Medco Energi (MEDC) turun 40 poin (4,97 persen) ke Rp 765, Adaro Energy (ADRO) turun 50 poin (3,53 persen) ke Rp 1.365, Aneka Tambang (ANTM) turun 25 poin (3,14 persen) ke Rp 770, Bukit Asam (PTBA) turun 80 poin (3,13 persen) ke Rp 2.480, Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (BJBR) turun 30 poin (2,78 persen) ke Rp 1.050.
ADVERTISEMENT
Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah terhadap rupiah. Mengutip data Reuters, dolar AS sore ini di posisi Rp 13.646 atau melemah dibanding saat pembukaan Rp 13.650.
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 166,79 poin (0,70 persen) ke 24.031,35
- Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 355,71 poin (1,27 persen) ke 28.341,04
- Indeks SSE Composite di China naik 8,61 poin (0,28 persen) ke 3.060,75
- Indeks Straits Times di Singapura naik 6,76 poin (0,21 persen) ke 3.253,93
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan