Setelah Garuda Indonesia, Giliran Lion Group Kembalikan Pesawat ke Lessor

8 Agustus 2021 6:11
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Lion Air tipe pesawat Boeing 737-800NG. Foto: Dok. Lion Air
zoom-in-whitePerbesar
Lion Air tipe pesawat Boeing 737-800NG. Foto: Dok. Lion Air
ADVERTISEMENT
Dunia penerbangan Indonesia kian terpuruk akibat pandemi COVID-19 yang merebak. Maskapai Garuda Indonesia mengembalikan 9 unit pesawat kepada perusahaan persewaan (lessor).
ADVERTISEMENT
Menyusul Garuda, Giliran Lion Air yang nyaris mengalami persoalan yang sama. Sebanyak 6 pesawat maskapai swasta ini sudah ditarik lessor.
Seolah kontras dengan nasib dua maskapai ini, maskapai baru bikinan bos Lion Air, Rusdi Kirana, justru dikabarkan telah menyewa 20 pesawat dari perusahaan leasing asal Irlandia. Berikut fakta-faktanya:

Garuda Indonesia Pulangkan 9 Pesawat ke Lessor

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengembalikan lagi pesawat yang selama ini disewa lessor. Sebanyak 9 unit tipe Boeing 737-800 NG dipulangkan kepada pihak lessor, Aercap Ireland Limited (Aercap).
Pengembalian tersebut tampak dari tangkapan radar menuju Alice Spring, Australia. Sumber kumparan di Garuda Indonesia mengatakan, pemulangan dilakukan karena perseroan mengalami tekanan kinerja keuangan akibat pandemi COVID-19.
ADVERTISEMENT
Dikonfirmasi soal ini, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, membenarkan hal tersebut. "Yup, Aercap," katanya singkat, menjawab kumparan, Rabu (4/8).
Pesawat Batik Air yang membawa barang dan obat-obatan dari Bandar Udara Internasional Xiaoshan Hangzhou, Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok ke Indonesia.  Foto: Dok. Batik Air
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat Batik Air yang membawa barang dan obat-obatan dari Bandar Udara Internasional Xiaoshan Hangzhou, Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok ke Indonesia. Foto: Dok. Batik Air

Lion Air Group Negosiasi Cicilan Utang dengan 50 Lessor

Lion Air Group telah mencapai kesepakatan negosiasi dengan sejumlah lessor untuk merestrukturisasi perjanjian sewa mereka setelah berbulan-bulan. Meski begitu, sebagian besar masih dalam pembahasan.
Saat ini, sebanyak 112 dari 156 pesawat Lion Air (JT, Jakarta Soekarno-Hatta) yang beroperasi adalah sewa dari 35 lessor.
Sedangkan anak perusahaan Batik Air, Malindo Air Malaysia, Thai Lion Air, dan Wings Air (Indonesia) menyewa pesawat dari beberapa di antaranya ditambah dengan tambahan 15 lessor. Sehingga daftar totalnya ada 50 lessor yang harus dinegosiasikan oleh Lion Air Group.
ADVERTISEMENT

Saat 6 Pesawat Lion Air Dikembalikan ke Lessor, Super Air Jet Datangkan 20 Pesawat

Maskapai baru Rusdi Kirana, Super Air Jet, dikabarkan telah menyewa 20 pesawat dari perusahaan raksasa leasing yang berpusat di Irlandia, Avolon. Demikian diungkapkan seorang narasumber dalam tulisan yang dilansir Airfinance Journal pada 21 Mei 2021.
Kontras dengan maskapai baru itu, 6 pesawat Lion Air Group terpantau aplikasi penerbangan flightradar24, terbang beriringan ke Australia, Jumat (6/8). Padahal Lion Air Group saat ini tak memiliki rute ke Negeri Kanguru.
Dari pantauan flightradar24, Jumat (6/8) pagi, enam pesawat Lion Air Group yang terbang beriringan itu terdiri dari dua pesawat maskapai Lion Air dengan registrasi PK-LQW dan PK-LQV. Sementara empat pesawat lainnya dari maskapai Batik Air, dengan registrasi PK-LAF, PK-LUM, PK-LZG, dan PK-LAS.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020