Ilustrasi e-commerce, Shopee

Shopee Edukasi 80 Ribu UMKM di Indonesia, 61 Persen Alami Kenaikan Transaksi

30 Juli 2022 16:12 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
11
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Perusahaan e-commerce Shopee. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Perusahaan e-commerce Shopee. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
ADVERTISEMENT
Shopee sudah memberikan edukasi terhadap 80 ribu UMKM di Indonesia, di mana 61 persennya merasakan kenaikan dalam transaksi. Ini sejalan dengan upaya salah platform digital tersebut mendukung UMKM go ekspor.
ADVERTISEMENT
Capaian tersebut disampaikan Head of Public Policy Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo, dalam program kumparanBisnis Master Class 2022 batch 2. Dalam kegiatan hari kedua pada Sabtu (30/7), Radityo mengajak puluhan peserta Master Class membedah selera pasar ekspor atas produk UMKM.
"Kita juga fokuskan program pengembangan komunitas penjual Shopee oleh staf penjual Shopee yang tersebar, dan lebih dari 80 ribu UMKM di Indonesia telah diedukasi. Menariknya ada 61 persen peningkatan transaksi dari ribuan UMKM binaan tersebut," ujar Radityo.
Program edukasi UMKM ini, kata Radityo, telah menjangkau pelaku usaha kecil dari Aceh sampai Papua. Di mana program tersebut dijalankan di 158 kabupaten dan kota.
Kampus UMKM Shopee di Malang, Jawa Timur. Foto: Akbar Maulana/kumparan
Dukungan terhadap UMKM tersebut sangat memungkinkan terjadi lantaran juga cukup baiknya kinerja perusahaan secara global. Sepanjang kuartal keempat 2021, Shopee mencatatkan transaksi senilai USD 18,2 miliar. Di mana pesanan tercatat sepanjang kuartal tersebut mencapai 2 miliar.
ADVERTISEMENT

Shopee Gencarkan Program Kampus UMKM

Radityo menjelaskan, komitmen Shopee terhadap UMKM juga diwujudkan melalui program Kampus UMKM Shopee. Saat ini, Shopee tercatat sudah punya sebanyak 9 kampus UMKM.
Tiga di antaranya merupakan kampus yang berorientasi ekspor, yakni kampus UMKM di Solo, Jakarta dan Bandung. Sementara 6 kampus lainnya, tersebar di Semarang, Medan, Yogyakarta, Malang, Makassar, dan Samarinda.
"Kita sudah merambah Brasil dan meksiko pada tahun 2021, lebih dari 180 ribu pelaku ekspor terdaftar di Singapura, Malaysia Filipina dan Brasil, dengan transaksi ekspor naik 6 kali lipat," tuturnya.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten