Kumparan Logo

Siap IPO, Ini Kinerja Keuangan Emiten Tommy Soeharto (HUMI) di Kuartal I 2023

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Armada kapal PT Humpuss Maritim Internasional (Humi). Foto: Humpuss Maritim Tbk International
zoom-in-whitePerbesar
Armada kapal PT Humpuss Maritim Internasional (Humi). Foto: Humpuss Maritim Tbk International

PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) berencana melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). HUMI merupakan anak usaha dari PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS), emiten milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Berdasarkan prospektus HUMI, Senin (24/7), rasio utang perusahaan terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) perseroan per 31 Desember 2022 masih 0,55x. Sedangkan, DER yang dipersyaratkan maksimal mencapai 2,5x dari ekuitas perusahaan.

Rasio tersebut menggambarkan dinilai potensi ekspansi bisnis perusahaan distribusi dan infrastruktur energi dalam ekosistem pelabuhan serta kemaritiman tersebut masih sangat terbuka lebar. Salah satunya untuk mencari pendanaan pihak ketiga lainnya dalam rangka ekspansi bisnis dalam beberapa tahun mendatang.

Hingga kuartal I 2023, ekuitas HUMI sebesar USD143 juta atau setara Rp 2,14 triliun (kurs Rp 15.000 per dolar AS). Angka ini naik 3,61 persen bila dibandingkan dengan akhir 2022 sebesar USD 137,93 juta atau sekitar Rp 2,07 triliun.

Pada sisi lain, total liabilitas HUMI masing-masing senilai USD 76,22 juta dan USD 70,13 juta untuk periode 31 Desember 2022 dan 31 Maret 2023. Angka itu setara dengan Rp 1,14 triliun dan Rp 1,05 triliun. Kemampuan perseroan untuk memenuhi kewajibannya dalam jangka pendek terlihat baik yaitu sebesar 1.41x.

Adapun rasio utang perusahaan terhadap ekuitas (debt equity ratio/DER) perseroan per 31 Maret 2023 adalah 0,49x. Hal ini menggambarkan kemampuan perseroan terhadap penyelesaian utang membaik.

video youtube embed

Direktur Utama HUMI, Tirta Hidayat, mengatakan kinerja keuangan yang dimiliki perseroan ini menyiratkan proporsi kuat untuk membiayai ekspansi bisnis ke depannya. Sekaligus meningkatkan kinerja keuangan pada periode-periode selanjutnya.

“Dengan kemampuan tersebut, kami optimistis potensi bisnis HUMI akan terus berlanjut, apalagi dengan kondisi industri pascapandemi saat ini yang mendorong semua pihak melakukan ekspansi, termasuk di segmen kepelabuhan dan kemaritiman,” ujarnya.

Pada kuartal I 2023, perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan usaha 9,13 persen (yoy) menjadi USD 23,26 juta, dari USD 21,31 juta pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, laba periode tahun berjalan melonjak sekitar 46,10 persen (yoy) dari USD 3,53 juta per akhir Maret 2022 menjadi USD 5,15 juta pada tiga bulan pertama tahun ini, setelah adanya penyesuaian laba entitas yang bergabung di dalam perseroan.

Tirta melanjutkan, segmen jasa penyewaan dan pengelolaan kapal dan segmen jasa penunjang armada laut (marine support) yang dimiliki HUMI diproyeksi akan terus meningkat. Menurutnya, hal ini sejalan dengan proyeki Seafarer Workforce, di mana kebutuhan awak kapal dunia untuk level perwira pada tahun 2026 diperkirakan mencapai 947.050.

Public Expose Penawaran Umum Saham Perdana PT Humpuss Maritim Internasional (HUMI) Tbk, Selasa (18/7/2023). Foto: HUMI

Adapun kemampuan pasokan SDM setiap tahunnya hanya mencapai 17,902 atau 2 persen per tahun. Sedangkan kebutuhan awak kapal rating dunia (non perwira) diperkirakan mencapai 1.069.500. Kebutuhan suplai setiap tahunnya sekitar 6.866 atau 0,6 persen per tahun.

Tingginya kebutuhan akan awak kapal juga terjadi di dalam negeri. Mengacu data Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jumlah armada nasional Periode 31 Mei 2005-31 Desember 2019, terdapat pertumbuhan armada sekitar 26.546 kapal.

Sebagai pendukung utama dalam industri distribusi energi, HUMI juga menjalankan bisnis pengelolaan dan pengembangan awak kapal melalui jasa pelatihan yang pengalamannya telah teruji yang didukung oleh keahlian terbaik dengan kompetensi sesuai standar pelayaran internasional dan nasional.

“Optimisme pertumbuhan kinerja perseroan didukung oleh tingginya potensi pada sektor kepelabuhan dan kemaritiman serta kemampuan HUMI untuk terus mengembangkan bisnis yang kami percayai akan memberikan dampak optimal bagi seluruh shareholder kami,” pungkasnya.

***

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.