Kumparan Logo

Sido Muncul Gaet Rhenald Kasali di Iklan Terbaru, Ingin Jamu Diminati Semua Usia

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Akademisi dan praktisi bisnis Rhenald Kasali bersama istri saat membintangi iklan terbaru Sido Muncul. Foto: Sido Muncul
zoom-in-whitePerbesar
Akademisi dan praktisi bisnis Rhenald Kasali bersama istri saat membintangi iklan terbaru Sido Muncul. Foto: Sido Muncul

PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) terus berinovasi untuk menjadikan jamu sebagai pilihan gaya hidup sehat bagi semua kalangan. Upaya ini dilakukan salah satunya melalui iklan.

Dalam iklan terbaru Tolak Angin Anak, Sido Muncul menggandeng Prof. Rhenald Kasali, Ph.D., akademisi dan praktisi bisnis, serta istrinya, Ibu Elisa yang merupakan aktivis, pemerhati PAUD dan pendiri TK Kutilang Rumah Perubahan, guna memperkuat citra jamu sebagai produk yang relevan dengan gaya hidup masa kini.

Iklan tersebut mengambil latar Rumah Perubahan serta TK Kutilang Rumah Perubahan milik Rhenald Kasali, di Jatimurni, Bekasi, yang merepresentasikan semangat lintas generasi. Lewat kolaborasi ini, Sido Muncul berharap jamu tak hanya dikenal sebagai warisan budaya, tetapi juga diminati oleh semua usia, mulai anak-anak hingga dewasa.

Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat saat menjelaskan pesan iklan terbaru Tolak Angin Anak. Foto: Sido Muncul

Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, mengatakan, pemilihan sosok Rhenald Kasali juga bukan semata karena latar belakang akademisnya, tetapi karena ia merupakan konsumen setia Tolak Angin sejak lama.

Sebagai tokoh yang dikenal luas di bidang pendidikan dan kewirausahaan, kehadirannya dalam kampanye ini dinilai menjadi bentuk nyata dari kepercayaan terhadap kualitas produk Sido Muncul.

“Kita memilih Pak Rhenald dan Ibu Elisa karena beliau ini sejak dari SMA memang konsumen Tolak Angin jadi sudah 35 tahun. Ini sebagai lambang kepercayaan dan masalah kepercayaan ini penting karena goal sebuah produk itu dipercaya oleh konsumen,” ujar Irwan di lokasi syuting, Senin (19/5).

Irwan menambahkan, kepercayaan ini penting sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan pada iklan terbaru Tolak Angin Anak. Ia pun ingin jamu diminati semua kalangan termasuk anak-anak.

“Kita ingin memperkenalkan jamu ini kepada pada anak-anak. Tujuannya itu supaya tradisi minum jamu itu dimulai sejak dini. Jangan sampai nanti hilang kan sudah diakui oleh UNESCO,” ujarnya.

Untuk dapat memperkenalkan jamu pada anak-anak, kata Irwan, kepercayaan orang tua pun menjadi hal yang krusial. Untuk itu, Sido Muncul memastikan bahwa produk-produknya melalui proses yang ketat dan teruji.

“Kami telah melakukan uji toksisitas dan uji khasiat yang dilakukan dengan Universitas Sanata Dharma dan Universitas Diponegoro yang menjamin keamanan setiap orang yang minum Tolak Angin. Kami mempertaruhkan dengan membuat produk yang kami yakini tidak berbahaya untuk anak-anak. Produk ini saya, anak saya, cucu saya semua minum Tolak Angin,” ujarnya.

Direktur Marketing Sido Muncul, Maria Reviani Hidayat, menjelaskan, pemilihan sosok Rhenald dan istri karena dinilai memiliki perhatian terhadap pendidikan termasuk anak-anak. Hal ini sangat relevan dengan kampanye terbaru Tolak Angin Anak mengenai pentingnya memilih produk yang aman dan berkualitas untuk anak-anak.

“Kami ingin memberikan sentuhan yang lebih personal dengan menampilkan sosok Pak Rhenald dan Ibu Elisa, yang sudah lama menjadi konsumen setia Tolak Angin. Kali ini, kami kembali ingin menegaskan bahwa Tolak Angin Anak adalah produk yang aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak,” ujarnya.

Karena itulah, tambah Maria, Sido Muncul telah melakukan uji toksisitas dan uji khasiat untuk memastikan produk ini aman dikonsumsi dalam jangka panjang serta dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh anak. Untuk itu, orang tua tidak perlu ragu untuk memberikan Tolak Angin Anak sebagai produk yang aman untuk anak-anaknya.

Tolak Angin Anak sendiri terbuat dari ekstrak herbal alami yang diformulasikan khusus dan aman dikonsumsi oleh anak-anak untuk membantu meredakan masuk angin dan gejala-gejalanya seperti sumeng (meriang), pusing, perut mulas, dan kembung.

“Jadi di sini tagline kita juga gitu, Orang Pintar Minum Tolak Angin, Ibu Pintar Pilih Tolak Angin Anak, Anak Pintar Minum Tolak Angin Anak. Jadi simpel sih, as simple as that,” ujarnya.

Dari Konsumen Setia Hingga Bintang Iklan

Rhenald Kasali bersama istri saat membintangi iklan terbaru Sido Muncul. Foto: kumparan

Rhenald Kasali bukanlah sosok wajah baru bagi Sido Muncul. Ia pernah beberapa kali membintangi iklan produk jamu terkemuka di Indonesia tersebut.

Namun keterlibatannya, bukan semata hanya sebagai wajah promosi. Rhenald Kasali mengaku memang sejak lama menjadi konsumen setia produk Tolak Angin, bahkan sebelum produk ini dikemas modern seperti sekarang.

Ia pun percaya produk jamu yang diproduksi dengan standar ilmiah seperti Tolak Angin memiliki khasiat nyata dan relatif aman karena minim efek samping. Karena itu, menurutnya, produk herbal semacam ini seharusnya menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.

“Jangan hanya pikir jamu ini karena murah makanya yang di bawah saja yang konsumsi. Kelas menengah Indonesia harus bangga dengan jamu Indonesia. Karena saya sendiri merasakan. Saya sekolah di Amerika dan ngambil PhD minumnya Tolak Angin. Saya kan kritis. Saya tidak hanya sekadar mengkonsumsi karena iklan. Tapi saya tahu khasiatnya,” ujarnya.

Apalagi, menurut Rhenald, saat ini produsen jamu seperti Sido Muncul terus berinovasi dalam mengembangkan produknya agar lebih modern dan sesuai standar farmasi. Pendekatan ilmiah ini membuat kualitas jamu lebih terjamin mulai dari uji toksisitas hingga kontrol mutu yang ketat.

“Dan yang menarik adalah saya pelajari ternyata Tolak Angin ini melakukan hal-hal yang tidak dilakukan yang lain. Dia melakukan uji toksisitas. Tidak boleh ada racunnya. Tidak boleh ada bahan yang berbahaya. Uji khasiat dilakukan. Standarnya farmasi. Kemudian juga quality control-nya terjamin,” ujar Rhenald.

Kepercayaan terhadap produknya tersebut bukan dimulai dari konsumen umum, tetapi juga dari keluarga pendiri Sido Muncul sendiri. Ia mengaku melihat langsung bagaimana produk ini dikonsumsi oleh keluarga pendiri perusahaan mulai dari orang tua hingga cucu.

“Jadi keluarga pendiri sampai ke cucunya minum semua. Banyak produk di Indonesia ini yang dibuat oleh perusahaan, tetapi pemiliknya melarang keluarganya untuk mengonsumsi produk yang mereka produksi. Tapi di Tolak Angin itu sampai anak, sampai cucunya minum Tolak Angin. Jadi itu satu jaminan lah,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap keterlibatannya di kampanye terbaru Tolak Angin ini bisa menyampaikan pesan bahwa jamu bisa menjadi pilihan solusi kesehatan yang aman untuk segala usia.