Smartfren Balikkan Rugi Jadi Laba Bersih Rp 54,6 Miliar di Semester 1 2022

15 Agustus 2022 12:08
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Logo Smartfren. Foto: Jofie Yordan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Logo Smartfren. Foto: Jofie Yordan/kumparan
ADVERTISEMENT
Emiten telekomunikasi, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dan entitas anak merilis laporan keuangan semester 1 tahun 2022.
ADVERTISEMENT
Smartfren membukukan laba bersih senilai Rp 54,6 miliar di semester 1 2022. Capaian ini berbanding terbalik pada semester 1 2021, di mana rugi bersih tercatat sebesar Rp 451,9 miliar.
Melonjaknya laba tersebut seiring dengan kenaikan pendapatan usaha dari Rp 4,95 triliun di semester 1 2021 menjadi Rp 5,45 triliun di semester I 2022. Segmen jasa telekomunikasi data menjadi kontribusi terbesar terhadap total pendapatan usaha Smartfren sebesar Rp 4,94 triliun.
Sedangkan jasa telekomunikasi non-data tercatat sebesar Rp 139,42 miliar. Jasa interkoneksi perusahaan sebesar Rp 127,46 miliar, dan segmen lain-lain sebesar Rp 239,18 miliar.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Manajemen grup tidak melihat adanya ketidakpastian material yang akan menimbulkan kerugian yang signifikan terhadap bisnis dan operasional. Grup akan terus memantau perkembangan situasi terkini akibat pandemi Covid-19,” kata manajemen FREN, dikutip dari laporan keuangan, Senin (15/8).
ADVERTISEMENT
Adapun jumlah beban usaha Smartfren naik menjadi Rp 5,15 triliun per 30 Juni 2022. Beban usaha ini termasuk beban penyusutan dan amortisasi sebesar Rp 2,13 triliun, serta beban penjualan dan pemasaran sebesar Rp 647,98 miliar.
Laba per saham dasar terpantau naik senilai Rp 0,47 per lembar saham, berbanding terbalik dari rugi per saham pada semester 1 2021 sebesar Rp 1,45 per lembar saham.
Total aset yang dimiliki Smartfren sebesar Rp 43,78 triliun. Sementara liabilitas tercatat sebesar Rp 31,07 triliun, terdiri dari liabilitas lancar sebesar Rp 10,01 dan liabiiltas tidak lancar sebesar Rp 21,05 triliun.