Soal Bangun Peternakan Ayam, Mentan Pastikan Tak Saingi Peternak Kecil
11 November 2025 15:43 WIB
·
waktu baca 2 menit
Soal Bangun Peternakan Ayam, Mentan Pastikan Tak Saingi Peternak Kecil
Mentan Amran memastikan peternakan ayam yang dibangun pemerintah tak akan menyaingi peternak kecil.kumparanBISNIS

ADVERTISEMENT
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pembangunan peternakan ayam terintegrasi yang dilakukan pemerintah tidak akan menyaingi peternak kecil. Peternakan yang digarap pemerintah juga untuk memasok kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG).
ADVERTISEMENT
"Kemarin ada salah paham kan pikirannya ini kita membangun yang kecil-kecil. Enggak, yang sudah ini kita kembangkan, kemudian kalau MBG berkembang tentu butuh supply yang tinggi. Nah mungkin muncul peternak-peternak baru," ujar Amran di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (11/11).
Amran menjelaskan dalam ekosistem baru ini, BUMN yang mengolah peternakan itu bakal bergerak di sektor hulu, mulai dari grandparent stock, parent stock, hingga final stock. Sementara di hilir, peternak kecil tetap menjadi pelaku utama. Dengan sistem ini, dia berharap harga pakan dan DOC (Day Old Chick) lebih stabil, sehingga peternak kecil tidak lagi terbebani fluktuasi harga.
"Kemudian semua yang di hilir itu adalah peternak kecil. Ini menjamin pakan untuk peternak kecil stabil, menjamin juga DOC stabil," jelas Amran.
ADVERTISEMENT
Menurutnya, selama ini harga ayam dan telur di tingkat peternak kerap bergejolak. Kadang harga melonjak tinggi, tetapi bisa tiba-tiba anjlok hingga membuat peternak merugi.
"Jadi ini nanti yang mengontrol harga menguntungkan peternak kecil kemudian juga tidak membebani konsumen," ujarnya.
Pembangunan ekosistem peternakan ayam ini ditargetkan mulai berjalan pada Januari 2026. Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan feasibility study (FS).
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan Danantara siap mendukung kebijakan peternakan ayam itu. Pelaksanaannya akan tetap mengacu pada kajian dan surat keputusan bersama (SKB) dari pemerintah.
"Ini juga akan dikaji nanti tentu akan ada juga SKB yang akan dikeluarkan oleh menteri untuk penugasan bagaimana kemudian kita membangun ini kan terutama sekali untuk ketahanan pangan ya dan apalagi dengan MBG. Danantara tentu saja sebagai korporasi akan mengkaji dengan baik dan akan melaksanakan ini sesuai dengan keadaan korporasi yang baik," ujar Dony.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan investasi Rp 20 triliun untuk membangun peternakan ayam pedaging dan petelur terintegrasi di berbagai wilayah Indonesia.
Amran mengatakan nantinya hasil dari peternakan tersebut akan disalurkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Hal-hal yang penting dari seluruh investasi yang kita percepat adalah potensi adalah kelapa, kakao, mente, kelapa sawit, kelapa dalam, kemudian peternakan ayam, pedaging, dan telur terintegrasi,” tutur Amran di Kantor Kementan, Jumat (7/11).
