kumparan
25 April 2019 14:34

Soal Penurunan Tiket Pesawat, Menhub Serahkan ke Menko

Konferensi pers, Kemenhub, capaian kinerja sektor transportasi
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat konferensi pers. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Persoalan mahalnya tarif maskapai, hingga kini belum juga usai. Sempat beberapa kali diwacanakan bakal turun, namun harga tiket pesawat nyatanya masih juga tinggi.
ADVERTISEMENT
Kementerian Perhubungan sebagai regulator pun sebetulnya tak tinggal diam. Seperti, beberapa kali mengkoordinir pertemuan dengan maskapai. Namun hasilnya, hingga kini diakui Menhub Budi Karya Sumadi masih belum kondusif.
“Pasti menjadi pertanyaan tentang tarif, tadi saya laporkan tarif belum kondusif,” katanya ketika ditemui di kantor Kemenko, Jakarta, Kamis (25/4).
Berkenaan itu, Budi mengatakan, pihaknya menyerahkan soal tarif maskapai kepada wewenang yang lebih tinggi yaitu Kemenko Perekonomian.
“Karena saya dikoordinir saya serahkan ke menko (Darmin Nasution) aja, karena pak menko siap untuk ambil alih ambil bagian untuk mengatur ini. Nanti kalau saya diperintahkan saya baru jalan,” lanjut dia.
Di sisi lain, Budi juga menyebut, koordinasi tiket pesawat juga akan melibatkan BUMN, utamanya berkaitan dengan Garuda Indonesia.
ADVERTISEMENT
“Karena Garuda ini market leader di situ, kalau dia menetapkan tarif batas atas semunya, maka yang lain ikut. Tapi kalau dia turun sebagian, yang lain juga akan turun,” terang dia.
Dalam proses koordinasi itu, Budi menerangkan, pembicaraan akan dilakukan dalam waktu dekat ini.
“Kami inginkan, bicara dulu lah, biar Kemenko dalam dua hari ini akan bicara,” imbuh dia.
com-Tiket Pesawat Murah
com-Tiket Pesawat Murah Foto: Shutterstock
Di sisi lain, Budi mengungkapkan, pertemuan antar-maskapai yang sempat direncanakan bisa jadi batal jika koordinasi dari berbagai pihak terkait itu membuahkan hasil.
“Belum jadi, belum jadi (ada pertemuan maskapai), kalau udah begini saya nunggu pak menko aja, enggak usah ketemu,” ungkapnya.
Sementara, wacana penurunan harga tiket pesawat melalui subprice menurut pihaknya masih menunggu instruksi yang berwenang.
ADVERTISEMENT
Subprice itu kan represif ya, saya enggak mau, nanti kalau diperintahkan untuk lakukan ya dilakukan,” pungkas dia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan