kumparan
19 Mei 2018 14:36

Sri Mulyani Gandeng Traveloka, Perdinas PNS Bakal Lebih Irit

Aplikasi mobile Traveloka.
Aplikasi mobile Traveloka. (Foto: Traveloka)
Biaya perjalanan dinas (perdinas) pemerintah yang masuk dalam pos anggaran belanja barang terus meningkat. Padahal Presiden Jokowi telah berpesan agar belanja barang bisa ditekan dan lebih mengutamakan belanja modal.
ADVERTISEMENT
Hingga akhir April 2018, realisasi belanja barang mencapai Rp 59,37 triliun atau 17,52% dari pagu yang sebesar Rp 338,3 triliun. Adapun belanja barang ini meningkat 26,3% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, realisasi belanja modal hanya Rp 18,67 triliun atau baru 9,16% dari pagu yang sebesar Rp 203,8 triliun. Bahkan realisasi belanja modal ini turun 2,45% dibandingkan periode per April 2017.
Untuk menekan belanja barang, Menteri Keuangan Sri Mulyani pada pekan lalu bertemu dengan pendiri dan pengurus perusahaan layanan pemesanan tiket dan hotel, PT Trinusa Travelindo (Traveloka). Dia mengharapkan, Traveloka bisa memberikan masukan dan solusi agar pemerintah bisa secara efisien dan akuntabel dalam mengelola belanja perjalanan dinas.
ADVERTISEMENT
Public Relation Manager Traveloka Busyra Oryza mengatakan, nantinya Traveloka akan bermitra dengan pemerintah untuk mengurus perjalanan dinas. Adapun hingga saat ini hal tersebut masih dalam tahap pembicaraan awal.
"Saat ini masih dalam tahap pembicaraan awal. Tapi tidak menutup kemungkinan kami membuka partnership dengan pemerintah maupun swasta," ujar Busyra kepada kumparan, Sabtu (19/5).
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Dengan bekerja sama dengan Traveloka, nantinya segala macam administrasi perjalanan dinas PNS menjadi lebih efisien dan akuntabel. Sebab bisa dilakukan secara online dan daftar harga tiket pesawat maupun hotel langsung tertera di sana.
Namun untuk langkah awal, akan dilakukan pengelolaan data belanja perjalanan dinas pemerintah oleh Traveloka. Sebab, tak hanya Kementerian Keuangan saja yang akan bermitra dengan Traveloka, tapi seluruh kementerian/lembaga.
ADVERTISEMENT
"Ibu Sri Mulyani meminta Traveloka memberikan saran berdasarkan expertise Traveloka di bidang teknologi dan industri travel, bagaimana agar belanja perjalanan dinas tersebut dapat lebih efektif dan efisien. Tentunya bagi Traveloka hal ini sangat baik, karena salah satu misi Traveloka adalah untuk membantu menjadikan perjalanan lebih mudah lewat teknologi," jelasnya.
"Saat ini hal tersebut masih dalam pembicaraan awal, yang akan direalisasikan terlebih dahulu dengan pengelolaan data belanja perjalanan dinas," tambahnya.
Seperti dikutip akun instagramnya, Sri Mulyani mengatakan, pemerintah terus memperbaiki kualitas belanja, salah satu yang cukup besar adalah perjalanan dinas.
"Saya mengharapkan perusahaan seperti Traveloka dapat melakukan penelitian mengenai pola dan besaran perjalanan dinas pemerintah, dan memberikan masukan dan solusi bagaimana pemerintah dapat menjadi lebih efisien dan akuntabel dalam mengelola perjalanan dinas," tulis Sri Mulyani.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan