Sri Mulyani Sudah Salurkan Rp 36,93 Triliun untuk THR ASN per 3 April 2024

4 April 2024 16:19 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menteri Keuangan Sri Mulyani rapat dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif mengenai Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) di Kementerian ESDM, Jumat (22/3/2024). Foto: Instagram/@srimulyani
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Sri Mulyani rapat dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif mengenai Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) di Kementerian ESDM, Jumat (22/3/2024). Foto: Instagram/@srimulyani
ADVERTISEMENT
Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah menyalurkan Rp 36,93 triliun Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) pusat dan daerah, TNI/Polri, serta para pensiunan per 3 April 2024.
ADVERTISEMENT
“Perkembangan pembayaran THR sampai tanggal 3 April 2024 untuk ASN Pusat, TNI/POLRI jumlah penyaluran THR Rp 15,49 triliun untuk 2.081.814 pegawai atau personel," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Deni Surjantoro kepada kumparan, Kamis (4/4).
Deni menjelaskan secara keseluruhan jumlah satuan kerja (satker) yang sudah dibayarkan sebanyak 13.205 atau 99,96 persen dari 13.210 satker. Sementara jumlah Kementerian atau Lembaga atau K/L yang sudah mengajukan THR sebanyak 84 atau 100 persen.
Kemudian, realisasi pencairan THR untuk pensiunan tercatat sebesar Rp 11,33 triliun atau 99,76 persen untuk 3.546.555 pensiunan dari 3.554.139 pensiunan.
"Kemudian jumlah THR yang sudah disalurkan Pemda sebesar Rp 10,11 triliun," ungkap Deni.
Pemerintah memastikan THR untuk PNS terjadwal paling lambat sebelum lebaran. Pembayaran THR tersebut sebenarnya dijadwalkan tercepat pada 10 hari sebelum lebaran.
ADVERTISEMENT
Adapun dana yang digelontorkan Kemenkeu untuk THR PNS tahun ini adalah Rp 48,7 triliun. Anggaran tersebut naik bila dibandingkan dengan tahun 2023 senilai Rp 38,8 triliun.
Kemudian, pembayaran THR ASN 2024 juga berasal dari APBD dengan nilai mencapai Rp 19 triliun. Dengan rincian untuk ASN daerah Rp 16,7 triliun, tunjangan profesi guru ASN daerah Rp 2,3 triliun, dan tambahan penghasilan guru ASN Rp 40 miliar.
Untuk tukin daerah, komponen bergantung dari kapasitas fiskal. Sehingga total untuk APBD dalam THR Rp 19 triliun.