Bisnis
·
4 Agustus 2021 11:30
·
waktu baca 1 menit

Sri Mulyani Targetkan Inflasi Terus Melandai, Jadi 2,5 Persen di 2024

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Sri Mulyani Targetkan Inflasi Terus Melandai, Jadi 2,5 Persen di 2024 (138845)
searchPerbesar
Menteri Keuangan Sri Mulyani berkunjung ke Pasar Santa, Jakarta Selatan, untuk berbelanja dan menjelaskan PPN Sembako (14/6). Foto: Instagram/@smindrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani menetapkan target inflasi hingga tiga tahun ke depan. Pada 2024, laju inflasi ditargetkan melandai menjadi 2,5 persen.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 101 Tahun 2021. Beleid ini diteken Sri Mulyani pada 28 Juli 2021.
"Tingkat dan periode sasaran inflasi IHK (indeks harga konsumen) ditetapkan sebagai berikut: 3,0 persen untuk tahun 2022; 3,0 persen untuk tahun 2023; dan 2,5 persen untuk tahun 2024, dengan deviasi 1 persen," tulis Pasal 2 ayat (3) aturan tersebut, Rabu (4/8).
Adapun di tahun ini laju inflasi ditargetkan mencapai 3 persen, dengan deviasi atau plus minus 1 persen. Pada Juli 2021, laju inflasi masih rendah, yakni sebesar 0,08 persen (mtm) dan 1,52 persen (yoy).
Dalam PMK 101/2021, dijelaskan bahwa beleid itu diterbitkan sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi pemerintah dengan Bank Indonesia (BI) beberapa waktu lalu. Rapat koordinasi kedua lembaga dilakukan rutin sesuai nota kesepakatan tentang Mekanisme Penetapan Sasaran, Pemantauan, dan Pengendalian Inflasi di Indonesia, yang ditandatangani pada 1 Juli 2004.
ADVERTISEMENT
"Bahwa untuk membentuk dan mengarahkan harapan masyarakat mengenai tingkat inflasi di masa mendatang (ekspektasi inflasi) dan memberikan pedoman kepada pembuat kebijakan dan pelaku pasar, Pemerintah berkoordinasi dengan Bank Indonesia guna mencapai dan mengendalikan inflasi pada tingkat yang rendah dan stabil sehingga kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan," tulis beleid tersebut.