Stok BBM Aman, Distribusi di Aceh & Sumatera Berangsur Pulih Usai Bencana
2 Desember 2025 11:42 WIB
·
waktu baca 3 menit
Stok BBM Aman, Distribusi di Aceh & Sumatera Berangsur Pulih Usai Bencana
Stok BBM di Sumbar relatif aman meski akses terbatas. Sementara di Sumut, Pertamina alihkan ke luar daerah Padang Sidempuan dan Tarutung.kumparanBISNIS

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho mengatakan koordinasi intensif dilakukan, terutama mengupayakan alih suplai untuk percepatan pemulihan suplai di wilayah Padang Sidempuan, Sumatera Utara.
Fathul menyampaikan, pemerintah bersama Pertamina Group mengupayakan secepatnya memulihkan distribusi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh wilayah Sumbagut yang terdampak bencana.
“BPH Migas bersama Pertamina Group, termasuk Pertamina Patra Niaga, dan Elnusa Petrofin terus berupaya memulihkan distribusi BBM di SPBU-SPBU yang terdampak akibat bencana. Sehingga, masyarakat dapat mendapatkan BBM dan dapat kembali melakukan aktivitasnya,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip Selasa (2/12).
Fathul menjelaskan langkah-langkah alternatif dan gawat darurat suplai dilakukan secara berkelanjutan di seluruh area terdampak melalui Fuel Terminal terdekat untuk daerah yang terputus akses jalannya akibat bencana, sambil menunggu distribusi kembali normal agar mobilitas masyarakat tidak terganggu.
ADVERTISEMENT
“BPH Migas terus memastikan pemulihan (recovery) distribusi BBM di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berjalan lancar. Masyarakat diharapkan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan agar proses normalisasi berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara, Sunardi, mengatakan stok BBM untuk wilayah Sumatera Barat terpantau cukup dan aman, meskipun terdapat hambatan akses akibat longsor dan banjir.
Sementara itu, di Sumatera Utara suplai di sejumlah daerah sedang dilakukan alih suplai akibat terkendala akses jalan yang putus, terutama di daerah Padang Sidempuan, Tarutung, yang sebelumnya disuplai dari Sibolga.
Per Senin (1/2) pukul 15.00 WIB, Pertamina sudah melakukan alih suplai dari Dumai sebanyak 4 mobil tangki dengan volume 32 KL Pertalite dan 1 mobil tangki kapasitas 8 KL Solar dengan jarak tempuh 20 jam lebih.
ADVERTISEMENT
"Sehingga di wilayah Padang Sidempuan akan tersuplai pada esok siang, dan secara kontinu akan disuplai dari Dumai hingga jalur normal kembali. Kami lakukan best effort untuk memulihkan suplai ke SPBU,” jelas Sunardi.
Sunardi memastikan suplai untuk Tarutung kini diperkuat dari Pematang Siantar dan diharapkan segera pulih. Ia juga melaporkan bahwa kondisi di Kota Medan berangsur membaik.
“Untuk di wilayah kota Medan posisinya sekarang proses recovery dan antrean memang sudah cukup banyak, tapi secara stok cukup aman, tinggal spreading ke SPBU,” ujarnya.
Sementara itu, Fuel Terminal Manager Krueng Raya, Danang Agung Saputra, menjelaskan perkembangan suplai di wilayah Bireun dan sekitarnya.
“Penanganan antrean BBM di area Bireun yang regulernya disuplai dari depot Lhokseumawe saat ini dialihkan dari depot Krueng Raya dikarenakan jembatan di Kuta Blang terputus,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Danang menjelaskan pada 29 November 2025, sebanyak 12 unit mobil tangki dengan total 288 KL telah dikirim dengan pengawalan aparat untuk memastikan seluruh SPBU di Bireun dan Pidie Jaya menerima pasokan, serta tambahan 6 mobil tangki pada tanggal 30 November 2025.
Ia menuturkan kondisi di Bireun mulai pulih dan pengiriman tambahan terus dilakukan, termasuk hingga 900 KL untuk wilayah Aceh Besar, Pidie, Banda Aceh, dan Aceh Jaya.
“Minggu, 30 November kondisinya di Bireun, alhamdulillah sudah tersedia BBM sudah berangsur pulih,” pungkasnya.
