kumparan
7 Januari 2019 20:34

Tahun Ini Bank Mandiri Berencana Terbitkan Surat Utang hingga Rp 40 T

Bank Mandiri
Bank Mandiri. (Foto: REUTERS/Beawiharta)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berencana mencari pendanaan nonkonvensional hingga USD 2 miliar. Dana ini didapatkan dari penerbitan obligasi, negotiable certificate deposit (NCD) dan pinjaman bilateral.
ADVERTISEMENT
Direktur Keuangan Bank Mandiri Panji Irawan mengatakan, rencana tersebut sudah masuk dalam rencana bisnis Bank Mandiri untuk mendukung ekspansi perseroan.
“Kami masuk untuk dapat terbitkan pendanaan berdenominasi dolar dengan obligasi, NCB dan bilateral loan itu antara USD 0,1 miliar sampai USD 2 miliar dollar,” ungkap Panji di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (7/1).
RUPSLB, Bank Mandiri, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Press Conference Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank Mandiri, Senin (7/1). (Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan)
Panji menjelaskan, selain dalam denominasi valas, pihaknya juga berencana untuk melakukan nonkonvensional funding dalam denominasi rupiah. Pendanaan tersebut bakal berbentuk kombinasi antara berbagai instrumen.
Meski demikian Panji belum dapat memastikan instrumen mana saja yang akan dikombinasikan. Beberapa pilihannya antara lain bisa berupa penerbitan umum berkelanjutan obligasi, NCD, MTN, bilateral loan, atau repo dengan nilai Rp 10 triliun.
ADVERTISEMENT
“Jadi kombinasi dari 2 yang tadi. Kurang lebih hampir sekitar Rp 40 triliun,” tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan