kumparan
24 Mei 2018 13:44

Tahun Ini Blue Bird Remajakan 4.000 Armada

Ilustrasi Taksi Blue Bird
Ilustrasi Taksi Blue Bird (Foto: Dokumentasi website Blue Bird)
Tahun ini PT Blue Bird Tbk (BIRD) menargetkan melakukan peremajaan 4.000 armada. Direktur Independen Blue Bird Sandy Permadi mengatakan, hingga April 2018, perseroan telah melakukan peremajaan sebanyak 1.000 armada.
ADVERTISEMENT
“Peremajaan hingga akhir tahun target sebanyak 3.000-4.000 unit. Kemungkinan besar saat ini memakai MPV-nya Avanza. Tapi jumlah itu prediksi jadi masih dilihat lagi persisnya. Sampai April baru 1.000 armada,” ungkap Sandy di Bursa Efek Indonesia, Kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (25/5).
Menurut Sandy, pendanaan peremajaan armada tersebut bersumber dari belanja modal (capex). Perseroan menganggarkan capex sebesar Rp 250 miliar hingga April 2018. Meski demikian, Sandy enggan menyebutkan total capex untuk tahun ini.
“(Capex) sampai akhir tahun belum tahu. Kita masih negosiasi dengan principles dan vendors. Ini kan Rp 250 miliar itu capex jadi tidak semua digunakan untuk peremajaan kendaraan,” ujarnya.
RUPST PT Blue Bird Tbk
Suasana saat foto bersama (Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan)
Menurut Sandy, perseroan masih akan terus melakukan evaluasi terhadap peremajaan tersebut. Sebab tujuan perseroan dengan adanya peremajaan adalah dapat mendongkrak pertumbuhan pendapatan dan laba.
ADVERTISEMENT
Menurut Sandy, capex perseroan tersebut bersumber dari ekuitas dan pinjaman perbankan. Tahun lalu realisasi capex perseroan mencapai Rp 300 miliar.
“Tahun lalu realisasi Rp 300 miliar. Pendanaan kami dapat dukungan dari perbankan, ada juga ekuitas. Dari perbankan ada yang sudah komitmen untuk bantu kita pengadaan capex ini,” ujar Sandy.
Hingga saat ini, emiten transportasi terintegrasi tersebut mengoperasikan sebanyak 22.000 armada taksi reguler yang berada di 18 kota. Selain taksi reguler, Blue Bird juga mengoperasikan taksi eksekutif, limosin dan sewa mobil, serta sewa bis. Total hingga saat ini perseroan mengoperasikan kurang lebih 29.000 armada.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan