Bisnis
ยท
18 September 2020 16:31

Tak Mau Tangisi Nasib Bisnis Penerbangan, Bos AirAsia Pilih Orbitkan Penyanyi

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tak Mau Tangisi Nasib Bisnis Penerbangan, Bos AirAsia Pilih Orbitkan Penyanyi (9111)
com-Maskapai AirAsia. Foto: Shutterstock
Di tengah lesunya industri penerbangan dunia karena wabah virus corona, AirAsia Group melirik bisnis lain dengan masuk ke industri musik. Lini bisnis baru maskapai asal Malaysia ini adalah mengorbitkan penyanyi Jannine Weigel asal Thailand dengan single perdananya 'Passcode' hari ini, Jumat (18/9).
ADVERTISEMENT
Jannine diorbitkan CEO AirAsia, Tony Fernandes dalam label rekaman RedRecords. Label rekaman ini dibentuk akhir tahun lalu antara AirAsia Group dan Universal Music Group.
"Di tengah operasional penerbangan yang masih terimbas oleh COVID-19, kami memanfaatkan momen ini untuk mempercepat dan menyempurnakan lini bisnis kami lainnya, termasuk bisnis konten yang akan berperan besar dalam proses transisi kami menjadi perusahaan digital dan super app, dan tentu saja RedRecords," kata Tony dalam konferensi pers di Malaysia secara virtual.
Menurut Tony, Jannine merupakan penyanyi berbakat. Genre musik yang diangkat dalam lagu Passcode bisa menjadi gelombang baru bagi musik pop Asia. Dia optimistis lagu Jannine bisa melejit dan bisnis rekaman RedRecords miliknya bisa sukses.
Tak Mau Tangisi Nasib Bisnis Penerbangan, Bos AirAsia Pilih Orbitkan Penyanyi (9112)
Penyanyi asal Thailand, Jannine Weigel. Foto: Hazliansyah/kumparan
Untuk bisnis penerbangannya, kata dia, maskapai AirAsia masih beroperasi dan tetap mencoba bertahap di tengah terpaan badai COVID-19. Menurutnya, daripada menangisi situasi pandemi saat ini yang tidak menentu, lebih baik mencari bisnis lain lebih potensial sambil menunggu COVID-19 reda.
ADVERTISEMENT
"Begitu perbatasan dibuka kembali, saya pikir akan ada peningkatan permintaan juga. Kami bertahan cukup baik di Thailand dan Indonesia. Tapi daripada menangisi COVID-19, kami mencoba melakukan banyak hal lain seperti Santan Restaurant dan membangun super app. Saya harap perbatasan (penerbangan) akan dibuka, jadi Anda dapat memesan penerbangan Anda lagi," kata dia.
Sementara itu, CEO RedRecords Hassan Choudury mengatakan awal mula tertarik menggaet Jannine ketika dirinya dan Tony dia melihat perempuan kelahiran Jerman ini sebagai anak muda bertalenta yang siap meniti kesuksesan berskala dunia.
"Dengan ambisi kami terhadap RedRecords dan luasnya jangkauan pemasaran yang kami miliki, Jannine tentunya adalah pilihan yang sangat tepat untuk kontrak pertama kami," ucapnya.
***
Saksikan video menarik di bawah ini.
ADVERTISEMENT