kumparan
5 Apr 2019 11:54 WIB

Tertekan Sektor Tambang, IHSG Sesi I Melemah ke 6.491

Pekerja melintas monitor IHSG. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah menutup perdagangan siang ini.
ADVERTISEMENT
Pada perdagangan sesi I, Jumat (5/4), IHSG ditutup melemah 3,205 poin (0,05 persen) ke 6.491,425. Sementara indeks LQ45 ditutup turun 0,805 poin (0,08 persen) ke 1.025,154.
Enam dari 10 indeks sektoral melemah. Sektor tambang mencatatkan pelemahan paling tajam 0,50 persen.
Sebanyak 156 saham naik, 191 saham turun, dan 137 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 206.241 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 9,148 miliar saham senilai Rp 3,839 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 130,290 miliar. Sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 7.404,968 triliun.
Saham-saham penekan pergerakan indeks siang ini di antaranya Cahayaputra Asa Keramik (CAKK) turun 63 poin (34,05 persen) ke Rp 122, Star Petrochem (STAR) turun 20 poin (16,67 persen) ke Rp 100, Sitara Propertindo (TARA) turun 25 poin (3,33 persen) ke Rp 725, dan Ace Hardware Indonesia (ACES) turun 55 poin (3,32 persen) ke 1.600.
Ilustrasi IHSG. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, Jumat (5/4), dolar AS siang ini bergerak di Rp 14.145, melemah dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 14.175.
ADVERTISEMENT
Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
- Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 87,93 poin (0,42 persen) ke 21.816,43
- Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 50,07 poin (0,17 persen) ke 29.936,32
- Indeks SSE Composite di China naik 30,28 poin (0,94 persen) ke 3.246,57
- Indeks Straits Times di Singapura naik 6,20 poin (0,19 persen) ke 3.322,41
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan