The CEO: Kisah Cinta 37 Tahun Dirut PTPN di Perkebunan

25 Mei 2022 9:03
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
ADVERTISEMENT
Kecintaan Mohammad Abdul Ghani bekerja mengurus perkebunan membuatnya bertahan di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) selama 37 tahun. Dimulai dari mimpinya yang sederhana, hanya menjadi sinder atau mandor di kebun perusahaan negara, Ghani ternyata berhasil menduduki banyak kursi penting di PTPN, jabatan yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Dari 14 perusahaan dalam holding PTPN, Ghani tercatat pernah menjadi Direktur SDM dan Umum PTPN XIII Kalimantan (2015-2016), Direktur Utama PTPN XIII Kalimantan (2016-2018), Direktur Utama PTPN VI Jambi-Sumbar (2018-2019), Direktur Utama PTPN II Sumatera Utara (2019-2019).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Saat Erick Thohir menjadi Menteri BUMN pada 2019 dan memangkas banyak direktur utama di 14 PTPN, Ghani termasuk yang selamat. Dia bahkan diminta Erick menjadi Direktur Utama PTPN III yang merupakan induk dalam holding PTPN. Jabatan itu diduduki Ghani hingga saat ini dengan tugas yang tak mudah: melakukan transformasi besar-besaran holding PTPN agar keluar dari utang menggunung dan bisa meraup untung.
"Tapi kalau kita menikmati, mungkin kuncinya cintai pekerjaan itu. Atau belajar mencintai. Mungkin tidak harus langsung mencintai, tapi belajar mencintai apa pun profesi kita," kata Ghani.
ADVERTISEMENT
Bagaimana Ghani setia mencintai profesinya di perkebunan BUMN? Seperti apa transformasi yang dijalankan dalam membenahi holding PTPN? Tonton wawancara lengkapnya dalam program The CEO kumparan.
Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara, Mohammad Abdul Ghani. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara, Mohammad Abdul Ghani. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan