kumparan
26 Maret 2020 17:06

Tips Raup Cuan dari Saham di Tengah Pandemi Corona ala Eks Direktur BEI

pergerakan saham
Pekerja melintas layar monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Bursa saham saat ini memang boleh jadi sedang mengalami tren pelemahan. Namun, bukan berarti berinvestasi di pasar saham tak lagi menjanjikan.
ADVERTISEMENT
Mantan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2015 hingga 2018, Nicky Hogan mengatakan, saat ini justru merupakan waktu yang tepat bagi investor mengoleksi saham-saham dengan harga yang relatif lebih murah. Sehingga nantinya, dalam jangka panjang saham-saham ini bakal lebih menguntungkan asal bukan digunakan untuk spekulasi.
"Ada yang memanfaatkan momentum ini untuk berdagang atau spekulasi, ya hati-hati aja. Tapi untuk yang berinvestasi atau mulai investasi selama dana cukup, Anda sungguh diberkahi dengan diskon ini," ujar Nicky dalam siaran langsung secara online, Kamis (26/3).
Nicky Hogan, Direktur Pengembangan BEI
Nicky Hogan, Direktur Pengembangan BEI. Foto: Novan Nurul Alam/kumparan
Lantas, apa saja saham-saham yang direkomendasikan?
Nicky menyarankan agar investor membeli saham dengan fundamental yang baik. Hal itu bisa dilihat mulai dari laporan keuangan hingga stabilitas harga saham yang biasanya ada di daftar perusahaan-perusahaan blue chip.
ADVERTISEMENT
"Kalau bicara kondisi sekarang, yang terdampak positif tentunya farmasi dan kebutuhan pokok (food and beverages)," ujarnya.
Dia pun menyarankan agar investor lebih cermat untuk berinvestasi ke sektor-sektor yang riskan selama masa pandemi virus corona ini.
"Kalau negatif, berhubungan dengan penerbangan, travelling, manufacturing. Perbankan pun bisa saja menjadi berisiko, kalau pabrik kesulitan beroperasi kalau jadi kredit macet. Nah ini, makanya butuh keringanan-keringanan pemerintah agar tak jadi efek domino," terang dia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan