Bisnis
ยท
12 April 2021 17:47

TNP2K Beberkan Alasan Tertundanya Skema Subsidi Tertutup LPG 3 Kg

Konten ini diproduksi oleh kumparan
TNP2K Beberkan Alasan Tertundanya Skema Subsidi Tertutup LPG 3 Kg (496860)
Subsidi LPG 3 Kg Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Pemerintah menargetkan skema subsidi LPG 3 kg tertutup baru akan dilakukan pada 2022. Dengan kebijakan tersebut, diharapkan penyaluran subsidi ini bisa tepat sasaran, dinikmati oleh penerima yang berhak.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut disampaikan Kepala Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu di hadapan Badan Anggaran DPR RI pekan lalu. Adapun skema subsidi tertutup ini sebenarnya sudah lama dibahas pemerintah.
Deputi Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan/Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Suprayoga Hadi, mengatakan pihaknya sudah memulai kajian pengembangan kebijakan subsidi LPG tepat sasaran sejak 2015.
Setelah itu, dilanjutkan dengan pengembangan desain mekanisme penyaluran dan uji coba pemanfaatan teknologi penyaluran pada 2018 sampai 2020.
"Dari hasil kajian dan uji coba tersebut kemudian direkomendasikan agar subsidi energi, termasuk subsidi LPG, ditransformasi dari subsidi yang berbasis komoditas/barang menjadi subsidi langsung rumah tangga," kata dia saat dihubungi kumparan, Senin (12/4).
Suprayoga mengungkapkan, sebenarnya pada awal 2020 pembahasan terkait reformasi kebijakan subsidi LPG 3 kg ini sudah cukup intensif. Bahkan, sudah ada rencana untuk pelaksanaan secara terbatas di beberapa wilayah.
ADVERTISEMENT
Sayangnya, rencana tersebut harus ditunda karena adanya pandemi COVID-19. Konsentrasi pemerintah jadi teralihkan pada upaya penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.
Saat ini, kata dia, dengan bergulirnya program vaksinasi serta program Pemulihan Ekonomi (PEN) sudah mulai menunjukkan hasil yang baik, maka diskusi mengenai keberlanjutan reformasi kebijakan subsidi energi, termasuk LPG, tepat sasaran kemudian berlanjut.
"Dan terakhir sudah ada keputusan antara Badan Anggaran DPR-RI dengan pemerintah agar pelaksanaannya dapat dimulai pada 2022," ujarnya.
TNP2K Beberkan Alasan Tertundanya Skema Subsidi Tertutup LPG 3 Kg (496861)
Petugas memindahkan tabung LPG 3 Kg. Foto: Dok. Pertamina
Suprayoga menegaskan sebenarnya nama programnya bukan skema tertutup, melainkan penerapan kebijakan subsidi LPG tepat sasaran. Artinya subsidi diberikan hanya kepada masyarakat yang berhak, yaitu masyarakat miskin dan rentan. LPG nya sendiri tetap dijual secara terbuka dengan harga keekonomian sama seperti LPG jenis 5 kg maupun 12 kg.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, pemerintah mengusulkan pelaksanaan subsidi tertutup LPG 3 kg bisa diterapkan mulai tahun depan. Sehingga, penyaluran subsidi tersebut bisa tepat sasaran.
"36 persen total subsidi itu yang dinikmati 40 persen termiskin. 40 persen terkaya menikmati 39,5 persen subsidi. Itu yang enggak adil," ujar Febrio Kacaribu saat rapat dengar pendapat dengan Badan Anggaran DPR RI, Rabu (7/4).
Dia melanjutkan, dari hasil evaluasi pemerintah saat ini , terjadi selisih harga dari yang ditetapkan Pertamina dengan harga yang dijual di pasaran. Bahkan menurut Febrio, selisihnya bisa mencapai Rp 7.000 per kg.