Tol JORR S Mulai Dipasangi Tiang Sensor Bayar Tol Tanpa Henti

24 Oktober 2022 10:24
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Uji coba bayar tol tanpa berhenti menggunakan RFID dari Flo, Jasa Marga Tollroad Operation. Foto: dok. Bambang Bangun Wibowo
zoom-in-whitePerbesar
Uji coba bayar tol tanpa berhenti menggunakan RFID dari Flo, Jasa Marga Tollroad Operation. Foto: dok. Bambang Bangun Wibowo
ADVERTISEMENT
Kementerian PUPR mulai mematangkan uji coba sistem bayar tol tanpa berhenti yang ditargetkan mulai akhir 2022. Terbaru, Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road atau Tol JORR S sudah mulai dipasangi tiang sensor sistem pembayaran tol non-tunai nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF).
ADVERTISEMENT
Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan penerapan sistem MLFF akan dilakukan secara bertahap di beberapa ruas tol. Adapun ruas mana yang akan diujicobakan, masih dalam tahap pembahasan.
"Untuk tahap awal implementasi dimulai dengan masa transisi pada beberapa ruas jalan tol, di mana sebagian gardu pada setiap gerbang tol masih dapat menggunakan kartu tol elektronik," ujar Danang melalui keterangan tertulis, Senin (24/10).
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit saat di UGM, Sleman, Yogyakarta, Senin (19/9/2022). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit saat di UGM, Sleman, Yogyakarta, Senin (19/9/2022). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan
Pemasangan tiang sensor (gantry) MLFF di Tol JORR S KM33+635 pada Minggu (23/10) sampai dengan Senin (24/10). Sebelumnya, pemasangan pertama tiang sensor telah dilakukan di Tol Jagorawi KM 18+370 arah Ciawi pada 19-20 Oktober 2022. Kemudian baru
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
PT Hutama Karya (Persero) sebagai operator Tol JORR S telah berkoordinasi dengan BPJT dan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) sebagai pelaksana MLFF untuk memastikan pekerjaan berjalan lancar dan aman.
ADVERTISEMENT
Dengan diberlakukannya MLFF, ruas tol akan sepenuhnya menjadi jalan bebas hambatan atau tidak ada lagi pembatas di gerbang tol. Lalu lintas di jalan tol akan diawasi dengan dukungan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS). Gantry ini bekerja dengan cara mengidentifikasikan seluruh kendaraan yang lewat, kemudian akan mengirim data ke pusat.
Secara otomatis, gantry akan memeriksa apakah kendaraan terdaftar, sudah membayar, dan memverifikasi apakah kendaraan melakukan pelanggaran atau tidak.
“Gerbang tol akan difungsikan dengan gantry enforcement data capture. Jadi kendaraan yang melintas di gerbang MLFF akan di-capture datanya, dan data dari pengguna akan diproses di sistem pusat,” kata Project Manager RITS Emil Iskandar.
Selain itu kendaraan pemantau juga akan ditempatkan secara acak di jalan tol. Jika terdapat pelanggaran, sistem pusat akan menginformasikan kepada pelanggar untuk membayar. Jika hal tersebut tak dipenuhi, maka sistem pusat akan menginformasikan data pelanggar kepada pihak berwenang untuk menindak sesuai hukum.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020