Total Perusahaan Tercatat di BEI Bakal Tembus 800 Emiten Akhir Pekan Ini

3 Agustus 2022 13:04
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
PT Era Mandiri Cemerlang Tbk. (IKAN) melaksanakan pencatatan perdananya di Bursa Efek Indonesia, Rabu (11/2). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
PT Era Mandiri Cemerlang Tbk. (IKAN) melaksanakan pencatatan perdananya di Bursa Efek Indonesia, Rabu (11/2). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
ADVERTISEMENT
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan, total perusahaan yang mencatatkan saham diperkirakan menembus angka 800 emiten pada hari Jumat (5/8) mendatang. Total ini meningkat seiring dengan pencatatan perusahaan baru di pasar modal.
ADVERTISEMENT
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia mengatakan, masih ada 32 calon perusahaan tercatat yang berada dalam antrean untuk mencatatkan saham di BEI. Per 1 Agustus 2022, terdapat 45 perusahaan tercatat yang berada pada pipeline rights issue.
“Ini merupakan pencapaian BEI yang patut disyukuri. Pencapaian ini juga tidak terlepas dari dukungan dan kebijakan dari pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BEI dan self-regulatory organization (SRO) lainnya dalam rangka membuat kondisi pasar modal yang kondusif pada masa yang dinamis,” ujar Nyoman dalam pernyataan tertulis, dikutip Rabu (3/8).
Nyoman menyebut total emiten yang mencatatkan saham telah mencapai angka 700 di tahun 2020. Hal ini diharapkan sebagai tonggak awal BEI ke depan untuk menjadi Bursa yang paling aktif di ASEAN. Pada tahun 2021, BEI merupakan Bursa di ASEAN dengan pencatatan saham baru terbanyak selama empat tahun berturut-turut.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Selain pencatatan saham baru, lanjut Nyoman, nilai right issue Perusahaan tercatat mencapai angka Rp 180,7 triliun di tahun 2021. Satu Perusahaan tercatat yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah melakukan right issue dengan nilai fund raised tertinggi sebesar Rp 95,9 triliun.
“Tren positif di pasar modal telah dimanfaatkan oleh para pelaku pasar modal dan pemangku kepentingan termasuk para pemilik perusahaan dalam melakukan pendanaan sesuai kebutuhan dan strategi internal perusahaan masing-masing. Momentum pemulihan ekonomi nasional juga turut mendorong korporasi dalam melakukan penggalangan dana melalui pasar modal Indonesia, baik melalui IPO maupun right issue,” katanya.
Lebih lanjut, BEI senantiasa bersikap adaptif mengikuti perkembangan Bursa global dan juga kebutuhan berbagai perusahaan di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Semakin banyak perusahaan yang melakukan penggalangan dana di BEI, baik melalui IPO saham maupun rights issue mencerminkan bahwa inovasi dan kebijakan serta pengaturan direspons dengan baik oleh industri.