kumparan
7 Oktober 2018 15:25

Trump Sukses Tekan Angka Pengangguran AS Terendah dalam 49 Tahun

Presiden AS Donald Trump. (Foto: REUTERS / Yuri Gripas)
Presiden Donald Trump berhasil membawa angka pengangguran (unemployment rate) pada posisi terendah sejak Desember 1969 atau 49 tahun. Ditulis CNN, Minggu (7/10), angka pengangguran pada Bulan September 2018 mencapai 3,7 persen. Angka ini merupakan salah satu pencapain besar Trump sejak memenangi pemilu presiden pada November 2016. Setahun paska dilantik, Trump berhasil memangkas angka pengangguran dari 4,8 persen di 2016 menjadi 4,3 persen di 2017.
ADVERTISEMENT
Membaiknya perekonomian AS berhasil menciptakan 134.000 lapangan pekerjaan baru pada bulan lalu, meski pencapaian ini masih di bawah target. Departemen Ketenagakerjaan menilai hal ini dipengaruhi oleh musibah Topan Florence yang berdampak signifikan pada industri perhotelan dan pariwisata karena industri tersebut sebelumnya mampu menyerap banyak tenaga kerja.
Sejalan dengan membaiknya industri ketenagakerjaan, pekerja dengan penyandang keterbatasan fisik juga memperoleh berkah dengan naiknya tingkat partisipasi kerja selama 2 bulan terakhir.
"Sebaliknya, tingkat penghasilan tidak tumbuh berarti. Gaji rata-rata per jam hanya meningkat 2,8 persen sepanjang 2018. Angka ini masih di atas tahun sebelum-sebelumnya, meskipun angkanya sangat tipis," tulis Departemen Ketenagakerjaan AS.
Kepala Ekonom Glassdoor, Andrew Chamberain menilai penghasilan warga AS menunjukkan tren pertumbuhan yang lebih positif daripada data yang disajikan oleh pemerintah.
Ilustrasi Wall Street (Foto: Wikimedia Commons)
ADVERTISEMENT
"Meski masih rendah tapi ada tren meningkat," ungap Chamberlain.
Sejalan dengan membaiknya perekonomian AS, imbal hasil (yield) surat utang AS untuk 10-Year Treasury naik menjadi 3,24 persen atau tertinggi sejak 7 tahun terakhir. Penyesuaian ini mengikuti kenaikan suku bunga acuan the Fed, Bank Sentral AS sepanjang 2018.
Membaiknya perekonomian AS mampu menciptakan 560.000 lapangan pekerjaan baru selama 2018. Sektor Transportasi mampu menyerap 24.000 pekerjaan dan sektor kesehatan menampung 26.000 pekerjaan baru pada September 2018.
Meskipun ada tarif baru untuk aluminium dan baja impor, sektor manufaktur mampu menambah lapangan kerja sebanyak 18.000 orang pada bulan September.
Tumbuhnya penyerapan tenaga kerja di industri manufaktur dipengaruhi oleh membaiknya kinerja industri dan pemotongan pajak sejak tahun lalu. Sementara sektor ritel mampu menciptakan 20.000 pekerjaan baru pada bulan lalu, khususnya pada toko bahan bangunan dan taman.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan