Bisnis
·
15 September 2021 15:42
·
waktu baca 2 menit

Upaya Gojek Dorong UMKM Go Online: Digitalisasi Pasar Tradisional

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Upaya Gojek Dorong UMKM Go Online: Digitalisasi Pasar Tradisional (77531)
searchPerbesar
Ilustrasi GOJEK. Foto: Shutter Stock
Gojek memastikan ikut berpartisipasi dalam mendorong digitalisasi UMKM khususnya di masa pandemi COVID-19. CEO Gojek, Kevin Aluwi mengungkapkan, sudah ada inisiatif yang dilakukan pihaknya terkait digitalisasi UMKM.
ADVERTISEMENT
Kevin mengatakan salah satu strateginya adalah dengan menjaga volume transaksi melalui promosi. Ia menjelaskan promosi tersebut juga berdampak ke kinerja di GoFood.
“GoFood berhasil meningkatkan omzet 74.000 mitra usaha melalui promo beragam kuliner favorit melalui program Harkulnas 2020,” kata Kevin saat RDPU dengan Komisi VI, Rabu (15/9).
Kevin membeberkan inisiatif berikutnya adalah peningkatan kapasitas mitra UMKM di ekosistem Gojek. Ia mengungkapkan saat ini setidaknya ada 100 ribu mitra usaha bergabung dalam Komunitas Partner GoFood atau bagian dari Akademi Mitra Usaha berjejaring untuk meningkatkan kapasitas.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Upaya Gojek Dorong UMKM Go Online: Digitalisasi Pasar Tradisional (77532)
searchPerbesar
Co-CEO Gojek, Kevin Aluwi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
“Selama pandemi, lebih dari 6.000 UMKM binaan pemerintah telah mengikuti pelatihan digital marketing melalui program UMKM GoNusantara,” ujar Kevin.
Inisiatif berikutnya yang tidak kalah penting adalah digitalisasi pasar tradisional. Kevin menuturkan upaya digitalisasi pasar tersebut bisa dilihat juga saat ada program dengan Kementerian Pertanian (Kementan).
ADVERTISEMENT
Kevin mengungkapkan promo gratis ongkir saat menggandeng Kementan menghasilkan total omzet mencapai Rp 9 miliar bagi pedagang di Toko Tani. Ada juga dengan promo ongkir GoSend untuk pembelanjaan barang yang dijual di pasar tradisional.
“Program digitalisasi pasar tradisional Gojek membantu lebih dari 200 ribu pedagang di lebih dari 140 pasar tradisional di 8 provinsi, termasuk PD Pasar Jaya DKI Jakarta,” tutur Kevin.
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white