Wakil Ketua MUI Dukung Jokowi Setop Wacana 3 Periode: Masalah Ekonomi Berat

7 April 2022 11:04
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Wakil Ketua MUI Dukung Jokowi Setop Wacana 3 Periode: Masalah Ekonomi Berat (78524)
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua MUI Anwar Abbas. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mendukung pernyataan Presiden Jokowi yang melarang para menteri bicara soal wacana penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.
ADVERTISEMENT
Anwar mengatakan, masyarakat saat ini dihadapkan pada masalah ekonomi yang sangat berat. Persoalan ini jauh lebih penting daripada wacana presiden 3 periode.
"Akhirnya Presiden Jokowi mengeluarkan pernyataan keras dengan melarang para menterinya untuk bersuara tentang masalah penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatannya. Pernyataan ini tentu sangat penting, karena dengan adanya kasak-kusuk yang dilakukan oleh beberapa oknum dalam jajaran kabinetnya telah membuat kegaduhan di tengah-tengah masyarakat. Padahal masalah yang dihadapi oleh bangsa kita saat ini sangat berat terutama dalam bidang ekonomi," kata Anwar Abbas dalam keterangan tertulis, Kamis (7/4).
Wakil Ketua MUI Dukung Jokowi Setop Wacana 3 Periode: Masalah Ekonomi Berat (78525)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI
Menurut Anwar, tidak tepat bicara soal presiden 3 periode dalam situasi seperti saat ini. Masalah kesejahteraan rakyat harus didahulukan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Memang mengubah konstitusi tidak ada masalah asal ditempuh secara konstitusional, tapi untuk melakukan itu saat ini di tengah-tengah banyak dan tingginya tumpukan masalah, maka mafsadatnya tentu jelas akan lebih besar dari maslahatnya, dan itu lah yang terlihat oleh Presiden Jokowi," ia mengungkapkan.
ADVERTISEMENT
Konflik Rusia-Ukraina berdampak luas ke seluruh dunia. Indonesia juga turut merasakan imbasnya. Harga barang-barang kebutuhan pokok naik. Anwar mengingatkan, para menteri harus fokus mengatasi kenaikan harga barang-barang.
"Bila keadaan ini tidak cepat teratasi maka hal demikian tentu jelas akan berimbas kepada ekonomi dalam negeri. Untuk itu, kesungguhan dan keseriusan dari para menteri mempelototi masalah yang ada serta mencari dan mengambil langkah-langkah yang tepat tentu menjadi sesuatu yang sangat diharapkan agar kesejahteraan rakyat yang merupakan amanat konstitusi dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.
Ia berharap para menteri dan pejabat negara lainnya benar-benar menjalankan instruksi dari Jokowi.
"Mudah-mudahan saja apa yang disampaikan Presiden Jokowi ini dapat dipahami dan dilaksanakan secara bersungguh-sungguh oleh bawahannya sehingga kehidupan ekonomi masyarakat bisa semakin lebih baik walau untuk mencapai itu jelas tidak mudah," tutupnya.
ADVERTISEMENT