Wall Street Menguat Sambut Laporan Keuangan Emiten

16 Agustus 2022 6:32
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi Wall Street Foto: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Wall Street Foto: Wikimedia Commons
ADVERTISEMENT
Indeks saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street berakhir naik pada perdagangan Senin (15/8). Hal ini diikuti pertumbuhan saham Megacaps yang merangkak naik, musim laporan keuangan, hingga optimisme investor bahwa The Fed akan mencapai soft landing dalam perekonomian.
ADVERTISEMENT
Mengutip dari Reuters, Selasa (16/8), Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 151,39 poin atau 0,45 persen menjadi 33.912,44, S&P 500 (.SPX) naik 16,99 poin atau 0,40 persen menjadi 4.297,14 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 80,87 poin atau 0,62 persen menjadi 13.128,05.
Beberapa saham di bidang teknologi ikut mengalami kenaikan, seperti saham Apple Inc (AAPL.O) naik 0,6 persen, Microsoft Corp (MSFT.O) naik 0,5 persen dan Tesla Inc (TSLA.O) melonjak 3,1 persen. Saham-saham itu memberi S&P 500 dan Nasdaq dorongan terbesar, karena imbal hasil Treasury AS berkurang.
Sementara itu, Bank sentral China mengejutkan publik dengan memangkas suku bunga pinjaman utama untuk menghidupkan kembali permintaan usai ekonomi melambat secara tak terduga pada Juli.
ADVERTISEMENT
S&P 500 juga telah rebound tajam sejak pertengahan Juni. Tanda-tanda ini muncul sejak minggu lalu bahwa inflasi mungkin telah mencapai puncaknya pada bulan Juli.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Pelaku pasar (sedang) melihat The Fed dan berkata, 'Hei, mereka akan memangkas suku bunga di sini lebih cepat dari yang kita tahu, dan itu akan bagus untuk pasar ekuitas,'" ujar Manajer Portofolio Manajemen Investasi Kingsview, Paul Nolte di Chicago.
Di sisi lain, The Fed telah mengumumkan serangkaian kenaikan suku bunga yang kaku sejak Maret sebagai upaya memerangi inflasi. Namun, beberapa investor khawatir bahwa laju kenaikan suku bunga yang agresif oleh bank sentral AS dapat mendorong ekonomi ke dalam resesi.
Suku bunga yang lebih tinggi dapat menekan kelipatan saham, terutama saham teknologi dan saham pertumbuhan lainnya. Indeks nilai S&P 500 (.IVX) berkinerja buruk di bawah indeks pertumbuhan S&P 500 (.IGX) hari ini. Indeks energi S&P 500 (.SPNY) turun 2 persen.
ADVERTISEMENT
Laporan kinerja keuangan dari para peritel besar pada minggu ini diharapkan mampu melengkapi periode pelaporan kuartal kedua. Hasil laporan dari Walmart Inc (WMT.N) dan Home Depot Inc (HD.N) akan dirilis sebelum bel penutupan pada hari ini. Target Corp (TGT.N) juga akan melaporkan hasil kuartalan minggu ini.
Perkiraan pertumbuhan pendapatan pada kuartal kedua untuk perusahaan S&P 500 telah meningkat sejak 1 Juli dan berita dari perusahaan AS sebagian besar mengejutkan investor yang telah bersiap untuk prospek yang lebih suram pada lini bisnis dan ekonomi.