Bisnis
·
8 Desember 2020 11:15

Wamenkeu: Vaksin Corona Buat Optimisme Baru, Perekonomian Bisa Segera Pulih

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Wamenkeu: Vaksin Corona Buat Optimisme Baru, Perekonomian Bisa Segera Pulih (67657)
Wamenteri Keuangan sekaligus Wakil Komut PLN Suahasil Nazara. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut kedatangan vaksin corona Sinovac, akan menimbulkan optimisme baru. Dia mengaku yakin perekonomian bisa segera pulih.
ADVERTISEMENT
"Tidak hanya keluar dari pandemi dan selamat, kita ingin survive, keluar dengan confidence yang baru dan reform yang baru," ujar Suahasil dalam Launching Buku COVID-19: Catatan Linimasa Para Analis Muda secara virtual, Selasa (8/12).
Dia melanjutkan, dengan adanya vaksin corona membuat reformasi juga menjadi lebih kuat. Pandemi menurutnya bukan suatu hambatan bagi Indonesia melakukan reformasi
"Dan saat melakukan reform diharapkan lebih baik untuk Indonesia maju ke depan," jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan adanya vaksin corona membuat prospek ekonomi menjadi lebih baik. Vaksin dinilai sebagai prasyarat utama agar ekonomi pulih.
Perry menjelaskan ada lima kebijakan yang harus diperkuat untuk pemulihan ekonomi nasional, yaitu pembukaan sektor produktif dan aman, percepatan realisasi stimulus fiskal, peningkatan kredit/pembiayaan kepada dunia usaha.
ADVERTISEMENT
Selain itu keberlanjutan stimulus moneter dan makroprudensial, serta digitalisasi ekonomi dan keuangan, khususnya UMKM.
"Sehingga kondisi prasyarat itu dengan vaksinasi dan protokol COVID-19, aktivitas kita dalam sehari-hari itu berangsur semakin baik dan memperbaiki prospek ekonomi kita," ujar Perry dalam webinar Bank Indonesia Bersama Masyarakat (BIRAMA), Senin (7/12).
Wamenkeu: Vaksin Corona Buat Optimisme Baru, Perekonomian Bisa Segera Pulih (67658)
Petugas membawa kontainer berisi vaksin Sinovac yang akan dimuat ke pesawat di Bandara Beijing Capital International, China, Minggu (6/12). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Setpres
Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 yang dikembangkan perusahaan asal China, Sinovac Ltd, telah tiba di Indonesia pada Minggu malam (6/12).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kedatangan vaksin ini merupakan momentum awal dari langkah nyata pemerintah dalam proses pengadaan vaksin COVID-19.
"Vaksinasi akan semakin membangun rasa aman dan kepercayaan diri kita sebagai bangsa dalam melakukan berbagai aktivitas sosial dan ekonomi, mendukung ketahanan kesehatan, mendorong produktivitas serta menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, Airlangga mengatakan vaksin tersebut masih harus melalui tahap evaluasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) untuk memastikan aspek mutu, keamanan, dan efektivitasnya.