kumparan
search-gray
Bisnis16 Maret 2020 15:09

Waskita Terima Pembayaran Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Rp 6,2 Triliun

Konten Redaksi kumparan
Gedung kantor Waskita Karya
Gedung kantor Waskita Karya. Foto: Dok. BUMN
PT Waskita Karya (Persero) Tbk menerima pembayaran atas proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek senilai Rp 6,2 triliun. Dana tersebut berasal dari PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek.
ADVERTISEMENT
Direktur Keuangan Waskita Karya Haris Gunawan mengatakan, jumlah tersebut merupakan 51 persen dari total pembayaran sebesar Rp 12,3 triliun.
"Pembayaran sebesar Rp 6,2 triliun telah kami terima. Pembayaran tersebut merupakan 51 persen dari total pembayaran Rp 12,3 triliun disesuaikan dengan porsi atas kerja sama operasi dengan PT Acset Indonusa Tbk," ujar Haris, Senin (16/3).
Haris menjelaskan, penerimaan pembayaran tersebut merupakan salah satu target penerimaan kas masuk dari proyek turnkey Waskita Karya. Mereka menargetkan untuk tahun ini penerimaan pembayaran senilai Rp 10 triliun dari proyek dengan skema turnkey dan Rp 18 triliun dari proyek konstruksi lainnya.
"Selain kas masuk dari pembayaran proyek, Waskita juga mengincar pengembalian piutang dana talangan tanah dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) senilai Rp, 4,5 triliun," bebernya.
Tol Layang Jakarta-Cikampek II
Sejumlah kendaraan petugas jalan tol melintas di area pengerjaan perbaikan sisi sambung jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II (Elevated), di Bekasi, Jawa Barat. Foto: ANTARA FOTO/Risky Andrianto
Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) sepanjang 38 kilometer ini merupakan hasil kolaborasi antara BUMN dan Swasta, yaitu PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Acset Indonusa Tbk.
ADVERTISEMENT
Pengerjaan Proyek tol yang termasuk dalam kategori Proyek Jalan Tol Layang Terpanjang di Indonesia ini telah dimulai sejak tahun 2017 dan telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 12 Desember 2019. Tol ini juga telah beroperasi sejak 15 Desember 2019.
Dalam pengerjaannya, Waskita Karya menggunakan metode konstruksi Pier head Sosrobahu, metode Pier head Segmental Precast, dan metode Erection Girder dengan Launcher Gantry dan Crane. Metode tersebut dipilih selain untuk menyelesaikan proyek tersebut sesuai target waktu, juga untuk memastikan mutu dan safety yang baik.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white