Webinar Illegal Fishing Sold Out, Masih Bisa Pantau Lewat Live Streaming

8 Juni 2020 13:00
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Webinar Illegal Fishing. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Webinar Illegal Fishing. Foto: kumparan
ADVERTISEMENT
Baru 5 jam dibuka, pendaftaran Webinar dalam rangka memperingati International Day for the Fight against Illegal, Unreported and Unregulated Fishing 2020 sudah menembus 1.000 peserta. Maka pendaftaran peserta Webinar bertema 'Tantangan Indonesia untuk Mengakhiri Praktik Illegal Fishing" kami tutup.
ADVERTISEMENT
Namun, readers yang tetap ingin mengikuti webinar kerjasama kumparan dan Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) itu tak perlu khawatir. Readers tetap bisa mengikuti jalannya webinar melalui live streaming yang akan disiarkan di platform kumparan, website www.kumparan.com, dan Youtube kumparan pada Jumat (12/6) mulai pukul 09.00 WIB.
4 tokoh akan menjadi pembicara dalam webinar ini, yakni Menteri Kelautan dan Perikanan 2014-2019 Susi Pudjiastuti, Kepala Bakamla Laksamana Madya TNI Aan Kurnia, CEO IOJI Dr Mas Achmad Santosa, dan Rektor IPB University Prof . Dr. Arif Satria. Prita Laura akan memandu jalannya webinar.
Agar tidak terlewat, silakan klik di sini untuk mendapatkan notifikasi pengingat.
Webinar Illegal Fishing. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Webinar Illegal Fishing. Foto: kumparan
Seperti diketahui, praktik illegal fishing atau pencurian ikan masih mengancam berbagai negara di belahan dunia. Ancaman tersebut telah menimbulkan kerugian yang tak sedikit, terlebih untuk negara maritim seperti Indonesia.
ADVERTISEMENT
Menurut CEO Indonesian Justice Initiative (IOJI), Mas Achmad Santosa, setidaknya Indonesia mengalami kerugian mencapai USD 4 miliar per tahun atau setara Rp 56,13 triliun.
Setidaknya terdapat tiga faktor pendorong maraknya IUU Fishing. Mulai dari motivasi untuk mendapatkan profit ekonomi yang besar, governance yang lemah, hingga penegakan hukum.