kumparan
Bola & Sports21 Januari 2020 16:45

Abraham: Chelsea Akan Lampiaskan Kemarahan Saat Hadapi Arsenal

Konten Redaksi kumparan
Chelsea, Mason Mount, Newcastle United
Aksi Mason Mount di laga kontra Newcastle United. Foto: Twitter @chelseafc
Chelsea tampaknya tak akan kekurangan motivasi saat menjamu Arsenal di laga pekan ke-24 Premier League 2019/2020, Rabu (22/1/2020) dini hari WIB. Pasalnya, laga melawan Arsenal itu merupakan kesempatan Chelsea untuk melampiaskan kekecewaan setelah ditekuk Newcastle United di laga sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Kekalahan dari Newcastle yang terjadi pada Minggu (19/1) itu memang amat menyakitkan buat Chelsea. Bagaimana tidak? Chelsea mesti takluk dengan skor 0-1 akibat gol yang tercipta di injury time babak kedua.
Chelsea benar-benar dominan di laga versus Newcastle tersebut. Skuat asuhan Frank Lampard mencatatkan persentase penguasaan bola sampai 70% dan melepaskan total 19 tembakan. Di satu sisi, Newcastle hanya mampu melepaskan tujuh tembakan.
Dari situ, wajar apabila Chelsea geram. Penyerang belia mereka, Tammy Abraham, menyatakan bahwa laga melawan Arsenal adalah waktu yang tepat buat timnya untuk melampiaskan kemarahan itu.
Tammy Abraham
Penyerang Chelsea, Tammy Abraham, frustrasi saat melawan Newcastle. Foto: REUTERS/Scott Heppel
“Laga melawan Arsenal sangat penting. Pelatih bilang kepada kami setelah laga melawan Newcastle, ‘Kita telah memberikan segalanya. Kini, angkat kepala kalian karena kita akan menjalani laga besar’. Kini, kami mesti melampiaskan kemarahan kami di laga melawan Arsenal,” kata Abraham, dilansir situsweb resmi Chelsea.
ADVERTISEMENT
Abraham pribadi tampil tak cukup memuaskan di laga melawan Newcastle. Pemuda berusia 22 tahun itu berhasil melepaskan empat tembakan, tetapi hanya satu yang mengarah ke gawang.
Selain itu, Abraham juga hanya mampu mencatatkan satu dribel sukses dan satu duel udara sukses. Kendati begitu, Abraham menyatakan bahwa Newcastle memang tak memberikannya ruang untuk melakukan sesuatu.
“Laga melawan Newcastle sangat sulit, apalagi untuk penyerang. Anda adalah pemain terdepan, dan Anda tak memiliki ruang, hanya ada pemain-pemain lawan di sekeliling Anda. Itu membuat frustrasi, dan saya yakin pemain lain juga merasakan apa yang saya rasakan," jelas Abraham.
“Saya mesti benar-benar bersabar karena kesempatan bisa datang setiap waktu, dan saya mesti siap. Kami mendapatkan banyak kesempatan, seperti yang datang buat saya dan Willian. Pada kesempatan lain, kami bisa memasukkan itu, tetapi itu memang bukan hari kami,” pungkasnya.
Arsenal vs Chelsea
Mesut Oezil dan Cesar Azpilicueta berduel di laga antara Arsenal dan Chelsea. Foto: Reuters/Matthew Childs
Untungnya, Abraham memiliki memori yang cukup menyenangkan kala bersua Arsenal. Pada pertemuan perdana dengan Arsenal di Premier League musim ini, Abraham sukses mencetak gol kemenangan Chelsea.
ADVERTISEMENT
Bermodalkan motivasi dan pengalaman, bukan tak mungkin Abraham moncer saat kembali berhadapan dengan Arsenal.
-----
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.