kumparan
Bola & Sports21 Februari 2020 17:57

Arsenal vs Everton: Adu Tajam para Penyerang

Konten Redaksi kumparan
Arsenal (PTR)
Pemain Arsenal, Alexandre Lacazette, tertunduk lesu. Foto: REUTERS/Eddie Keogh
Selepas meraih kemenangan di leg pertama babak 32 besar lawan Olympiacos, Arsenal akan menghadapi laga merepotkan lain di ajang Premier League 2019/20. Mereka telah ditunggu Everton.
ADVERTISEMENT
Pertandingan Arsenal lawan Everton ini akan dihelat pada Minggu (23/2/2020) malam WIB. Dari segi peringkat, kedua tim tidak berbeda jauh. Everton berada di peringkat 9, sedangkan Arsenal bertengger di posisi 10.
Namun, merujuk kepada data enam pertandingan terakhir kedua tim di semua ajang, Arsenal lebih unggul. Mereka tidak pernah menelan kekalahan dengan rincian tiga kali menang dan tiga kali imbang.
Sementara itu, Everton sekali menelan kekalahan dari enam laga teraktual yang mereka jalani di semua kompetisi. Tetapi, menilik dari jumlah kemenangan, Everton juga mencatatkan kemenangan yang sama: tiga kali.
Menilik catatan ini, laga Arsenal lawan Everton nanti berpotensi berjalan menarik. Tapi, bukan hanya itu yang membuat pertandingan itu layak untuk disaksikan. Selain itu, adu ketajaman para penyerang juga pantas dinantikan.
Everton vs Arsema;
Duel antara Everton vs Arsenal. Foto: Reuters/Lee Smith
Siapa saja mereka? Lalu, bagaimana catatan yang sudah mereka torehkan sejauh ini di Premier League?
ADVERTISEMENT

Aubameyang dan Lacazette, Tumpuan Arsenal di Lini Serang

Arsenal memiliki dua penyerang tajam yang bercokol di skuat mereka ini. Mereka adalah Pierre-Emerick Aubameyang, penyerang asal Gabon, serta Alexandre Lacazette, juru gedor asal Prancis.
Aubameyang jadi yang paling tajam sejauh ini di skuat Arsenal. Ia sudah menorehkan 15 gol di ajang Premier League. Bukan cuma soal gol, Aubameyang juga memiliki kontribusi yang apik bagi lini serang 'Meriam London'.
Total, ia mencatatkan torehan tembakan per laga yang tertinggi di antara para pemain Arsenal yang lain di ajang Premier League, yakni 2,6 kali (per Whoscored). Dengan catatannya ini, ia masih jadi juru gedor yang diandalkan Arsenal.
Selain Aubameyang, ada nama Alexandre Lacazette yang juga tak kalah tajam. Ia sudah mencetak 6 gol untuk Arsenal di ajang Premier League. Torehan golnya ini merupakan yang tertinggi kedua, tepat di bawah Aubameyang.
Pierre-Emerick Aubameyang
Selebrasi Pierre-Emerick Aubameyang usai cetak gol ke gawang Chelsea. Foto: REUTERS/Eddie Keogh
Bukan cuma soal gol, Lacazette juga memiliki aksi menyerang yang apik. Ia menorehkan rataan tembakan per laga tertinggi kedua di Arsenal dalam ajang Premier League, yakni 2,1 kali.
ADVERTISEMENT
Lacazette juga bisa menopang rekannya yang lain dalam mencetak gol. Total, ia membukukan 3 assist, serta memiliki rataan umpan kunci yang cukup tinggi, yaitu 1,1 kali per laga.
Nah, Aubameyang dan Lacazette sendiri kerap saling melengkapi satu sama lain. Di tengah mencuatnya nama-nama pemain muda, mereka masih jadi tumpuan saat 'Meriam London' berada dalam situasi genting.
Bukan tidak mungkin, Aubameyang dan Lacazette akan jadi andalan Mikel Arteta, pelatih Arsenal, di laga lawan Everton nanti.

Richarlison dan Calvert-Lewin yang Mesti Diwaspadai Arsenal

Arsenal memang memiliki duo penyerang dengan catatan gol dan aksi menyerang yang mumpuni. Namun, bukan berarti Everton juga tidak memilikinya.
Richarlison, Everton
Penyerang Everton, Richarlison, merayakan gol yang ia cetak. Foto: REUTERS/Andrew Yates
Mari dimulai dari Richarlison lebih dulu. Penyerang asal Brasil itu, sejauh ini, mampu menorehkan 9 gol bersama Everton di ajang Premier League. Ia jadi pencetak gol terbanyak kedua di tim setelah Dominic Calvert-Lewin.
ADVERTISEMENT
Rata-rata tembakan per laga Richarlison pun ternyata sama dengan Aubameyang, yakni 2,6 kali (tertinggi di antara pemain Everton yang lain). Ia bisa menopang rekan setimnya dalam mencetak gol, karena ia sudah menorehkan 3 assist hingga kini.
Selain Richarlison, Calvert-Lewin juga tak boleh dipandang sebelah mata. Sejauh ini, ia sukses mencetak 11 gol, terbanyak di antara para pemain Everton lain dalam ajang Premier League.
Tidak hanya itu, Calvert-Lewin memiliki rataan tembakan per laganya yang tinggi, yakni 2,3 kali. Jumlahnya ini bahkan mengungguli rata-rata tembakan per laga Lacazette yang hanya 2,1 kali.
Melihat catatan mereka ini, Richarlison dan Calvert-Lewin juga punya potensi untuk merepotkan lini pertahanan Arsenal. Khusus untuk Richarlison, ia pun memiliki kemampuan dribel yang lumayan.
ADVERTISEMENT
Tercatat, Richarlison memiliki rataan dribel per laga sebanyak 1,8 kali, tertinggi kedua di Everton setelah Seamus Coleman. Kemampuan ini dapat jadi senjata bagi eks penyerang Watford itu untuk merepotkan lini pertahanan Arsenal.
Dominic Calvert-Lewin
Penyerang Everton, Dominic Calvert-Lewin, saat merayakan gol ke gawang Burnley Foto: Molly Darlington
***
Memang, selain para penyerang di atas, duel Everton lawan Arsenal juga diprediksi akan jadi duel dua gelandang kreatif, yaitu Mesut Oezil dan Gylfi Sigurdsson.
Oezil dan Sigurdsson menorehkan rataan umpan kunci per laga yang tinggi untuk timnya, yakni 2,2 kali (Oezil) dan 1,8 kali (Sigurdsson). Mereka juga kemungkinan akan jadi sosok penting di laga nanti.
Meski begitu, tetap saja peran para penyerang Arsenal dan Everton tetap dibutuhkan dalam mencetak gol. Karena, tanpa gol, semua peluang yang sudah diciptakan akan jadi sia-sia.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan