kumparan
21 Feb 2019 5:13 WIB

Atletico Madrid Bekuk Juventus, Manchester City Tumbangkan Schalke

Para pemain Atletico Madrid merayakan gol. Foto: REUTERS/Sergio Perez
Atletico Madrid dan Manchester City jadi tim yang berhasil meraih hasil apik di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/19.
ADVERTISEMENT
Bertanding di Stadion Wanda Metropolitano, Kamis (21/2/2019) dini hari WIB, Atletico sukses membekuk Juventus dengan skor akhir 2-0. Gol-gol mereka di laga ini dicetak oleh Jose Gimenez dan Diego Godin.
Pada pertandingan ini, kedua tim menurunkan para pemain inti mereka. Atletico menurunkan Antoine Griezmann, Diego Costa, Saul Niguez, Diego Godin, serta Koke. Di sisi lain, Juventus menurunkan Paulo Dybala, Mario Mandzukic, Giorgio Chiellini, dan Cristiano Ronaldo.
Walau berperan sebagai tim tamu, Juventus sudah mampu mengambil alih kendali laga sejak babak pertama dimulai. Namun, Atletico tidak tinggal diam. Tekanan intens langsung mereka berikan kepada pemain Juventus ketika mereka menguasai bola, terutama ketika memasuki area sepertiga akhir sendiri.
Dari tekanan tersebut, ketika bola terebut, Atletico kerap langsung melancarkan serangan balik cepat. Sosok Griezmann dan Costa menjadi kunci dari serangan balik yang acap dilakukan Atletico ini. Namun, bukan berarti Atletico mampu menembus pertahanan Juventus dengan mudah, karena Chellini dan Leonardo Bonucci mampu mengawal pertahanan Juventus dengan baik.
ADVERTISEMENT
Seiring jalannya babak pertama, Juventus justru semakin menancapkan dominasinya atas Atletico di pertandingan ini. Atletico seolah memilih untuk bertahan, dan lebih memilih untuk banyak melancarkan serangan balik di babak pertama ini. Meski begitu, kegagalan kedua tim untuk mencetak gol membuat babak pertama berksesudahan 0-0 untuk kedua tim.
Memasuki babak kedua, Juventus semakin menggila dalam menekan lini pertahanan Atletico. Pasifnya tuan rumah dalam bermain membuat Juventus semakin leluasa. Namun, bukan berarti Atletico diam. Dengan memasukkan Alvaro Morata, Thomas Lemar, dan Angel Correa di babak kedua, Atletico sudah menunjukkan niatannya untuk menyerang balik dengan lebih tajam.
Hasilnya sebenarnya sudah terlihat pada menit 70, ketika Atletico berhasil membobol gawang Juventus lewat sundulan Morata. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah menilai Morata melanggar salah satu pemain Juventus. Pada menit 78, barulah gol tercipta lewat Gimenez, memanfaatkan kemelut di gawang Juventus.
ADVERTISEMENT
Keunggulan Atletico bertambah pada menit 83. Diawali oleh tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Juventus, hampir sama dengan situasi gol pertama, Godin muncul memanfaatkan kemelut yang terjadi. Ia mencetak gol lewat sepakannya, menambah keunggulan Atletico menjadi 2-0.
Di sisa waktu babak kedua, Juventus berusaha keras mengejar ketertinggalan. Namun, sampai babak kedua usai, skor 2-0 untuk keunggulan Atletico tetap bertahan.
Sempat Tertinggal, City Sukses Tumbangkan Schalke
Hasil positif juga berhasil ditorehkan Manchester City kala bertandang ke markas Schalke, Veltins Arena, pada Kamis (21/2) dini hari WIB. Sempat tertinggal, City berhasil membalikkan keunggulan dan menang 3-2 atas Schalke.
Di pertandingan ini, Schalke dan City menurunkan para pemain kunci yang mereka miliki. Schalke menurunkan Mark Uth, Nabil Bentaleb, Hamza Mendyl, Salif Sane, serta Matija Nastasic. Sedangkan City, mereka menurunkan Sergio Aguero, Bernardo dan David Silva, Raheem Sterling, serta Kevin De Bruyne.
ADVERTISEMENT
Walau bertindak sebagai tim tamu, City jadi tim yang lebih agresif ketimbang Schalke di laga ini. Sejak peluit babak pertama ditiup, tekanan yang intens langsung mereka lepaskan ke lini pertahanan Schalke. Bahkan, tekanan ini sukses berbuah hasil bagi mereka pada menit 18.
Diawali oleh tekanan yang dilakukan kepada para pemain Schalke, David Silva sukses mencuri bola. Ia lalu memberikan umpan kepada Aguero, dan dengan mudah penyerang asal Argentina itu menceploskan bola ke gawang Schalke. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan City.
Tertinggal, Schalke mulai bermain lebih efektif. Meski ditekan, mereka selalu mencari celah untuk melakukan serangan balik. Metode mereka ini pun berhasil, karena pada menit 38, mereka sukses menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti Bentaleb usai Nicolas Otamendi dinilai melakukan handball. Skor berubah 1-1.
ADVERTISEMENT
Lalu, beberapa menit sebelum babak kedua usai, Schalke sukses membalikkan kedudukan. Lewat tendangan penalti yang diawali oleh pelanggaran Fernandinho pada menit 45, Bentaleb berhasil membawa Schalke berbalik unggul. Skor 2-1 pun menutup babak pertama.
Di babak kedua, City masih menekan Schalke dengan intens. Namun, gol penyama kedudukan tak kunjung mereka cetak. Hal ini dikarenakan pertahanan apik Schalke sekaligus lini serang mereka yang kurang tajam. Sadar akan situasi ini, Pep Guardiola pun memasukkan Leroy Sane.
Para pemain Manchester City merayakan gol. Foto: Reuters/Matthew Childs
Situasi sempat jadi sulit bagi City usai David Silva ditarik keluar karena cedera (digantikan Vincent Kompany) serta Otamendi yang menerima kartu merah. Meski begitu, bermain dengan 10 orang tidak mengurangi militansi City. Gol penyama kedudukan berhasil mereka cetak lewat sepakan bebas Sane pada menit 85.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Schalke pun sedikit melakukan perubahan di babak kedua ini dengan memasukkan Guido Burgstaller, Steven Skrzybski, dan Amine Harit untuk menjaga keseimbangan permainan. Sialnya, justru City malah berhasil membalikkan kedudukan. Diawali umpan panjang Ederson Moraes, City mencetak gol lewat sepakan Sterling pada menit 90. Skor berubah 3-2, dan skor ini jadi skor penutup laga.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan