kumparan
10 Agustus 2018 9:53

Banding Diterima, Parma Lolos dari Pengurangan Poin

Parma
Parma FC. (Foto: GIUSEPPE CACACE / AFP)
Parma sempat dilanda kekhawatiran. Keputusan The National Federal Court (Mahkamah Agung Italia) membuat Parma harus mengawali Serie A musim 2018/2019 dengan minus lima poin. Kini, kerisauan tersebut sudah sirna.
ADVERTISEMENT
Promosinya Parma ke Serie A musim 2018/2019 sempat mengundang kontroversi. Bermula dari pesan Whatsapp salah seorang pemainnya, Emanuele Calaio, kepada salah pemain Spezia, Filippo De Col, menjelang duel kedua tim pada laga Serie B musim 2017/18. Isi pesan tersebut dianggap provokatif karena seolah menyuruh De Col dan Spezia mengalah..
Isi pesan itu dijadikan alat bukti untuk menghukum Parma dan Calaio selaku pengirim pesan. Berdasarkan bukti itu pula, Parma terkena hukuman pengurangan lima poin. Ditambah hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama dua tahun sekaligus denda 20.000 euro untuk Calaio.
Memang tempat Parma di Serie A tidak terusik. Isu bahwa mereka akan terdegradasi kembali ke Serie B musim 2018/2019 tidak terjadi. Namun, rangkaian hukuman dianggap terlalu berat untuk memulai kompetisi sebagai tim promosi. Maka itu, kubu Parma mengajukan banding.
ADVERTISEMENT
Setelah mengikuti proses banding selama sebulan terakhir, titik terang akhirnya menemui Parma. Federal Court of Appeal (Pengadilan Banding) menyetujui sehingga Hukuman Parma pun diringankan. Hanya Calaio yang diganjar larangan bermain empat bulan plus denda 30.000 euro. Keputusan ini lantas disambut positif oleh Parma.
Parma Calcio
Jersi tandang baru Parma. (Foto: Dok. Parma Store)
"Selama dua bulan, kami membaca, mendengar, dan harus terdiam saat para direktur klub lain melempari kami dengan lumpur berupa tuduhan personal. Kami senang karena sekarang keadilan telah ditegakkan," ujar salah satu anggota direksi Parma, Pietro Pizzarotti, di situs resmi klub.
Setelah keputusan banding keluar, meski ada luka yang sudah terpatri dan tak mampu terobati, kami merasa puas. Kami setidaknya tahu bahwa tuduhan tersebut tidak perlu lagi kami pikirkan," kata Giacomo Malmesi sebagai anggota direksi lainnya menambahkan.
ADVERTISEMENT
Sekarang, Parma dapat mengarungi Serie A musim 2018/2019 dengan lebih tenang. Parma dijadwalkan memulai petualangan di level teratas dengan menghadapi Udinese pada 19 Agustus 2018 mendatang.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan