kumparan
19 Sep 2019 20:09 WIB

Bejo Sesalkan Laga PSIS vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton

Asisten pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro (kanan) melihat langsung aksi Irfan Jaya menendang bola pada sesi match official training di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Kamis (12/9/2019). Foto: Dok. Media Persebaya
Takkan ada dendangan yel-yel dan penampakan koreografi dari para suporter saat PSIS Semarang menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Moch. Soebroto, Jumat (20/9/2019) sore WIB. Pasalnya, pihak keamanan tak mengeluarkan rekomendasi terkait kehadiran penonton di laga ini.
ADVERTISEMENT
"Kami sudah mengusahakan berbagai cara untuk hak tersebut. Namun, pihak kepolisian tidak memberikan rekomendasi. Mari kita hormati bersama keputusan tersebut,” ujar ketua panpel PSIS, Ferdinand Hindiarto.
Hal ini lantas ditanggapi dengan kecewa oleh asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro. Ia mengatakan bahwa keputusan tersebut merugikan kedua tim, terutama tim tuan rumah yang akhirnya tak mendapat pemasukan.
Selain itu, tak hadirnya suporter juga berpotensi membuat laga menjadi hambar. Pada akhirnya, yang kemudian merasakan dampaknya adalah para pemain di lapangan.
"Sebenarnya Bonek dan Bonita sudah begitu antusias dengan laga ini. Suporter Persebaya ingin datang ke stadion," kata Bejo, dilansir dari laman resmi Persebaya.
"Tak hanya mendukung langsung. Tapi mereka juga menjalin silahturahmi dengan pendukung PSIS,” lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, Bejo tak bisa berbuat apa-apa selain mematuhi keputusan tersebut. Ia pun meminta pihak-pihak lain untuk berlaku serupa. Terlebih, imbauan ini tak hanya datang dari pihak keamanan, tetapi juga operator liga.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan